RADAR KUDUS – Taman Balekambang Solo sempat dibuka untuk masyarakat setelah melalui persiapan yang cukup lama.
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin bahkan ikut meresmikan Penataan Taman Balekambang Surakarta itu pada Kamis lalu (25/7/2024).
Setelah sempat dibuka secara gratis, kini pihak pengelola melalui pemerintah setempat terpaksa menutup Taman tersebut untuk sementara.
Ini juga disampaikan melalui akun resmi Instagram Taman Balekambang (@balekambangsolo) pada Minggu (28/7/2024).
Tertulis, Taman Balekambang Senin 29 Juli – Jumat 2 Agustus TUTUP SEMENTARA untuk EVALUASI dan PERAWATAN .
Baca Juga: SOSOK Musholizaky asal Boyolali Jateng yang Lulus Sarjana Jurusan Metakurgi di ITB dengan IPK 3,99
Baca Juga: BERITA TERBARU! Bus Pariwista Terperosok di Turunan Jalan Gombel Lama Semarang, Begini Kronologinya
Diketahui, setelah tiga hari Taman tersebut dibuka, sejumlah tanaman dan rumput rusak.
Hal ini juga diungkapkan banyak netizen melalui laman komentar postingan Taman Balekambang.
Seorang pengunjung juga mengeluhkan fasilitas kamar mandi yang rusak padahal taman baru dibuka setelah direnovasi.
Baca Juga: POTRET Megah Pasar Jongke Solo yang Diresmikan Presiden Jokowi, Dulu Disebut Pasar Wage
Baca Juga: Sejarah Panjang Salatiga, Kota Penting bagi Persebaran Agama Kristen di Jawa Tengah, Ini Faktanya
“ Kok gak ada petugas yang jaga, mana pada gak aturan pengunjungnya, toilet baru tapi jadi kotor banget, sampah dimana-mana, yang naik skywalk turunnya bukan di tangga tapi pada penurunan yang sisinya padahal bahaya banget. Semoga cepet evaluasi, CCTV dibanyakin ,” tulis kun @pojo*******.
Setelah dibuka secara gratis, antusiasme masyarakat memang tidak terbendung. Taman ini kembali dibuka untuk umum pada Kamis (25/7).
Disebutkan, rumput yang seharusnya tidak boleh terinjak justru banyak diinjak oleh pengunjung. Sehingga taman yang seharusnya asri dan hijau tampak kacau.
Di sisi lain, pihak pengelola telah memperingatkan sebelumnya bahwa pemulung, pengemis, pedagang kaki lima, dan pengamen dilarang masuk ke taman tersebut.
Para pengunjung juga dilarang merusak tanaman dan fasilitas umum yang ada di Taman Balekambang.
Editor : Noor Syafaatul Udhma