Baca Juga : Presiden Jokowi Akhirnya Beli Sapi Milik Warga Karanganyar usai Dikabarkan Batal
Kasno saat ditemui di rumahnya mengatakan, kabar pembatalan tersebut diterima Kasno pada Senin (19/6/2023) kemarin, dengan alasan sapi yang diberi nama Bimo tersebut hanya punya berat 810 kg atau 8,1 Kwintal.
Baca Juga : Peternak di Karanganyar Kecewa dan Sedih Sapinya Batal Dibeli Presiden untuk Hewan Kurban, Ini Masalahnya!
Sapi yang sudah dipelihara selama kurang lebih lima tahun dengan jenis peranakan ongole (PO) tersebut bobotnya dianggap tidak memadai karena tidak sampai 1 ton.
Padahal sebelumnya pihak dari Sekretariatan Kepresidenan dan pihak dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah sudah melakukan proses pengecekan dan sapi milik Kasno masuk dalam Data Pemilik Peternak dan Sapi Kurban Bantuan Kemasyarakatan Presiden Tahun 2023 alokasi Provinsi Jawa Tengah.
Baca Juga : Begini Cerita Peternak Karanganyar yang Sapinya Dibeli Oleh Presiden Jokowi
“Sebelumnya sudah pernah dikabari seminggu yang lalu, kemudian kepastiannya kemarin mas. Saya juga kaget kok mendadak banget kabarnya, padahal kan sudah diperiksa dan sudah masuk ke dalam daftar hewan kurban yang akan di beli pak presiden,” terang Kasno.
Atas pembatalan tersebut Kasno mengaku kecewa, lantaran sampai saat ini tidak ada kejelasan hitam diatas putih, hanya pemberitahuan secara lisan saja dari pihak Sekretaritan Kepresidenen dan Dinas Peternakan Jawa Tengah.
“Itu hanya secara lisan saja mas, suratnya belum ada, sekarang saya minta pertanggung jawaban atas pembatalan itu,” ucap Kasno.
Kasno juga menyatakan bahwa ternak miliknya setelah dilakukan pengecekan dari pihak Dinas Peternakan mengalami cacat pada bagian ekornya
Sesuai dengan surat dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Sapi milik Kasno tersebut rencananya akan dikirim untuk kurban di Masjid Al Wustho, Mangkunegaran, Solo. Dan dalam surat tersebut, sapi Milik Kasno sesuai dengan kesepakatan dibeli oleh Presiden Joko Widodo dengan harga Rp 72,9 juta. (radarsolo.jawapos.com) Editor : Ali Mustofa