Akibat dari banjir ini ratusan karyawan pabrik harus memarkirkan sepeda motornya dan berganti menaiki armada truk yang telah disiapkan perusahaannya menuju ke tempat yang tidak terdampak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan lebat disertai angin kencang ditambah luapan air laut pasang mengakibatkan beberapa wilayah terdampak banjir rob. Seperti Kampung Tambaklorok RT 4 RW 15 dan RW 10 terdapat genangan sekitar 40 centimeter.Selain itu, di Pos 1 atau di Jalan Usman Janatin juga masih tergenang pada pukul 10.00
Ida Romauli Panggabean, salah satu karyawan mengatakan, banjir rob terjadi sejak Jumat (2/12) pagi.
“Banjir rob ini setinggi lutut. Tadi pagi malah segini (sambil menunjuk paha),” ujarnya, dikutip radarsemarang.com.
Ia menambahkan, karena mati listrik, semua karyawan pabrik diliburkan sehari.
Hal tersebut juga diamini karyawan lain bernama Tuti. Menurutnya, sebenarnya masuk kerjanya pukul 07.30, namun sudah macet. Sehingga dirinya menaiki truk menuju ke pabriknya sekitar 500 meter dari pintu masuk.
“Yang banjir cuma depan ini, tidak sampai pabrik. Tapi, trafonya ada yang meletus terus listrik padam, suruh pulang,” katanya. Editor : Ali Mustofa