RADAR KUDUS – Belum lama, sempat viral di media sosial seorang petinju asal Aljazair Bernama Imane Khelif.
Imane Khelif, yang sempat mengalahkan lawan petinjunya asal Italia hanya dalam waktu 46 detik dalam ajang Olimpiade Paris itu dikabarkan menang saat melawan Janjaem Suwannapheng dari Thailand (7/8/2024).
Dalam semifinal yang digelar di Ronald-Garros Stadium itu, Imane sukses bertarung dalam tiga ronde, dan menang oleh lima juri yang memberikan penilaian 30-27, 30-26, 30-27, 30-27, dan 30-27.
Baca Juga: Kedutaan Minta Warga Indonesia di Lebanon segera Pergi, Imbas Konflik Israel-Hizbullah
Melansir dari The New York Times, Imane Khelif telah mengalahkan lawannya, Janjaem Suwannapheng dari Thailand dengan pukulan yang tepat, efektif serta gerak kaki yang cepat.
Setelah hasilnya diumumkan, Imane turut gembira mengangkat tangannya dan merayakan kemenangannya di tengah ring. Imane berdiri dengan bendera Aljazair merah, hijau, dan putih di pundaknya.
"Saya sangat bahagia. Saya telah bekerja selama delapan tahun untuk Olimpiade ini dan saya sangat bangga dengan momen ini," kata Imane.
Atas capaian itu, Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune pun memberi selamat kepada Khelif di media sosial.
Kemenangan ini juga membuat Imane Khelif berhak melaju ke final tinju putri 66 kg untuk memperebutkan medali emas Olimpiade 2024, dimana ia akan duel melawan petinju asal Cina, Liu Yang.
Baca Juga: Innalillahi, 6 Orang Tewas Akibat Sengatan Gelombang Panas di Tokyo Jepang
Seperti diberitakan sebelumnya, sosok Imane sempat dituding transgender dan bukan perempuan oleh sebagian kalangan.
Ia dinilai tidak layak berkompetisi karena kondisi genetiknya yang mirip laki-laki. Imane bahkan dituntut untuk mundur dari Olimpiade 2024.
Sementara itu, dalam kabar terakhir ayah Imane yakni Omar Khelif, menegaskan Imane perempuan sejak lahir.
Baca Juga: Pertemuan COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab Diwarnai dengan Aksi Protes Bela Palestina
Melansir dari laman resmi Olimpiade Paris 2024 olympics.com, Imane Khelif, atau KHELIF Imane adalah atlet dari Aljazair yang lahir pada 2 Mei 1999 di sebuah kota bernama Tiaret di Aljazair.
Imane pernah menjuarai berbagai perlombaan tinju sebelumnya. Ia adalah Peraih medali perak kelas welter ringan (63kg) di Kejuaraan Dunia 2022 - petinju wanita Aljazair pertama yang memenangkan medali kejuaraan dunia - kalah dengan keputusan angka mutlak dari Amy Broadhurst (IRL) di final.
Imane juga pernah memenangkan medali emas kelas welter ringan (63kg) di Kejuaraan Afrika 2022, mengalahkan Aratwa Kasemang (BOT) di final.
Editor : Ali Mustofa