Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

SOSOK Miftachul Jannah, Mahasiswi UIN Walisongo Semarang Asal Rembang Tak Menyangka Jadi Lulusan Terbaik

Redaksi Radar Kudus • Senin, 2 Juni 2025 | 16:24 WIB

 

Miftachul Jannah
Miftachul Jannah

MIFTACHUL Jannah berhasil meyakinkan orang tuanya agar dia merantau dan kuliah di luar kota. Gelar sarjana kini disandang.

Bahkan, dia dinobatkan wisudawan terbaik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 didapat setelah berjuang 3,7 tahun.

Mahasiswi asal RT 5/RW 3, Desa Sriombo, Kecamatan Lasem, Rembang, ini, membuat kagum orang tuanya dan membawa harum daerahnya dengan mendapat wisudawan terbaik.

Prosesi wisudanya berlang sung di gedung Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo pada Sabtu (24/5) lalu.

Meski menyandang status mahasiswa berprestasi, dia mengaku tak pernah menargetkan diri untuk menjadi lulusan terbaik.

”Yang penting aku harus bertanggung jawab. Karena kalau IPK anjlok, beasiswa bisa dicabut. Jadi, motivasi terbesarnya ya mempertahankan beasiswa,” selorohnya.

Alumni MAN 2 Rembang ini, menceritakan perjuangan bisa kuliah. Dia mendapat beasiswa dari Pemkab Rembang.

Saat itu, dia dapat informasi dari guru BK MAN 2 Rembang. Ia kemudian coba mendaftar dan mengikuti serangkaian tes.

Termasuk tes tertulis dan belajar sekitar 1 bulan lewat buku tes potensi akademik (TPA) yang dipinjam dari temannya.

Perjuangan yang dilalui perempuan kelahiran Rembang, 22 April 2003 ini, sempat menghadapi tantangan.

Terutama saay ia harus meyakinkan orang tua untuk kuliah di luar daerah.

Awalnya, orang tua berharap ia melanjutkan studi di dalam daerah sendiri.

Namun, dengan semangat dan keberanian, Jannah mendaftar secara mandiri di UIN Walisongo dan berhasil memperoleh beasiswa.

Ketika dinobatkan sebagai wisudawan terbaik, Jannah mengaku merasa bersyukur, terharu, sekaligus terkejut.

Perempuan yang memiliki hobi menulis dan mendengarkan musik ini, juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung proses pendidikannya.

”Terima kasih banyak atas dedikasi para pembina dan khususnya Pemkab dan Dindikpora Rembang, karena telah membiayai kuliah saya sampai lulus. Saya tidak akan bisa seperti ini, tanpa dukungan dan bantuan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Terkait program ”Dua Desa Dua Sarjana” yang menjadi visi bupati Rembang, Jannah menyambut baik inisiatif tersebut.

”Menurut saya itu sangat cocok, karena sarjananya bisa lebih merata. Tentunya akan meningkatkan SDM Kabupaten Rembang,” jelasnya.

Kini, usai lulus kuliah ia membagikan ilmunya lewat membuka les di rumah. Ini sudah dijalani sejak masih duduk di kelas X.

”Lesnya untuk anak SD dan SMP sekitar. Dulu biasanya pulang sekolah langsung ngelesi. Habis ngaji magrib juga ngelesi sampai pukul 21.00. Untuk belajar biasanya setelah subuh atau saat luang,” imbuhnya. (Wisnu Aji)

Editor : Ali Mustofa
#mahasiswi #miftachul jannah #uin walisongo semarang #beasiswa #wisudawan terbaik