Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Barista sebagai Ladang Ilmu Yang Luas

Ali Mustofa • Rabu, 20 April 2022 | 21:59 WIB
Anita (Dok Pribadi for Radar Kudus)
Anita (Dok Pribadi for Radar Kudus)
SOSOK Rayma Wiasari baru saja menekuni dan terjun di dunia kopi. Meski belum ada satu tahun, dirinya sudah mampu membuat racikan kopi. Dia kini berprofesi sebagai barista di Mulia Kuliner.

Rayma -sapaan akrabnya- baru menjadi barista sejak September 2021 silam. Ketertarikannya menjadi barista bermula sering nongkrong. Sekaligus penasaran cara membuat kopi. ”Nggak butuh lama sih bisanya. Kalau dilakukan dengan sepenuh hati akan mudah," ungkapnya.

Menurutnya, menjadi barista adalah kesempatan dan pengalaman yang paling berkesan. Profesi itu, dianggap sebagai ladang ilmu yang tidak pernah habis.

Pengalaman yang paling menantang adalah belajar meracik V60. Kalau komposisinya kurang pas dan teknik seduhnya salah akan berakibat fatal. ”Kopi rasanya akan pahit semua. Belajar membuat V60 sangat sulit," tambah dara berusia 22 tahun itu.

Selain itu, menjadi barista adalah meluangkan waktu di tengah kesibukan skripnya. Mahasiswi semester VIII ini, mengaku masih bisa menjalani kedua kegiatan itu.

”Kalau malam kerja, paginya ngerjain skripsi. Yang penting bisa membagi waktu saja," imbuhnya. (gal/lin) Editor : Ali Mustofa
#barista #Rayma Wiasari #inspirashe #dunia kopi #ladang ilmu