Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

EWC 2026 Resmi Dimulai! Ini 4 Bintang Esports yang Diprediksi Bersinar di Pekan Perdana

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 9 Juli 2026 | 17:11 WIB
Lee "Dambi" Hyuk-kyu.
Lee "Dambi" Hyuk-kyu.

PARISEsports World Cup (EWC) 2026 resmi bergulir dan langsung menyita perhatian komunitas esports dunia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraannya, turnamen multi-game terbesar ini digelar di Paris, Prancis, setelah sebelumnya identik dengan Arab Saudi.

EWC 2026 kembali mempertemukan ribuan atlet profesional dari berbagai negara untuk bersaing di puluhan nomor pertandingan, mulai dari VALORANT, Dota 2, Apex Legends, hingga FATAL FURY: City of the Wolves. Selain memperebutkan total hadiah bernilai jutaan dolar AS, setiap tim juga memburu poin penting dalam klasemen Club Championship, format kompetisi yang menjadi ciri khas Esports World Cup.

Memasuki pekan pertama, perhatian publik tertuju kepada sejumlah pemain yang datang dengan cerita besar. Ada yang ingin membuktikan bahwa kesuksesan mereka bukan sekadar fenomena sesaat, ada pula yang memburu gelar terakhir untuk melengkapi karier gemilang, hingga mempertahankan dominasi di level dunia.

Berikut empat nama yang diprediksi menjadi sorotan sepanjang pekan pembuka EWC 2026.

1. Lee "Dambi" Hyuk-kyu (Nongshim RedForce – VALORANT)

Nama Lee "Dambi" Hyuk-kyu menjadi salah satu pemain yang paling dinanti aksinya di Paris.

Pemain muda asal Korea Selatan tersebut melejit setelah tampil luar biasa bersama Nongshim RedForce dalam VALORANT Masters Santiago 2026, di mana ia sukses membawa timnya meraih gelar juara sekaligus menyabet penghargaan Most Valuable Player (MVP).

Meski demikian, perjalanan Nongshim RedForce tidak selalu mulus. Mereka gagal melangkah jauh pada babak playoff VCT Pacific Stage 1, sehingga sejumlah pengamat mulai mempertanyakan konsistensi performa tim maupun Dambi.

EWC 2026 menjadi panggung pembuktian bagi sang pemain untuk menunjukkan bahwa performa impresifnya bukan sekadar keberuntungan. Jika kembali tampil dominan di Paris, Dambi berpeluang mengukuhkan statusnya sebagai salah satu bintang baru VALORANT dunia.

2. Miguel "Blinkzr" Quiles (Sentinels – Apex Legends)

Di cabang Apex Legends, perhatian mengarah kepada Miguel "Blinkzr" Quiles.

Pemain yang kini memperkuat Sentinels tersebut datang dengan reputasi sebagai juara bertahan Apex Legends Global Series (ALGS) Championship sekaligus peraih gelar MVP turnamen tersebut.

Sejak bergabung dengan Sentinels pada April 2026, Blinkzr terus menunjukkan performa stabil dan menjadi motor permainan tim.

EWC 2026 membuka peluang besar baginya untuk mencetak sejarah sebagai pemain pertama yang mampu menjuarai ALGS Championship dan Esports World Cup secara beruntun dalam dua ajang internasional paling bergengsi di ekosistem Apex Legends.

Dengan pengalaman bertanding di level tertinggi, Blinkzr diprediksi menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam perebutan gelar juara.

3. Zeng "Xiao Hai" Zhuojun (FATAL FURY: City of the Wolves)

Bagi pencinta game fighting, nama Zeng "Xiao Hai" Zhuojun tentu sudah tidak asing lagi.

Pemain asal China tersebut dikenal sebagai salah satu legenda fighting game modern berkat sederet prestasi di berbagai turnamen internasional.

Sepanjang musim kompetisi terakhir, Xiao Hai berhasil mendominasi hampir seluruh turnamen besar FATAL FURY: City of the Wolves. Namun, satu trofi bergengsi masih belum berhasil ia raih.

Pada Esports World Cup 2025, Xiao Hai harus puas finis sebagai runner-up setelah gagal menuntaskan pertandingan final.

Kini, EWC 2026 menjadi kesempatan emas baginya untuk menebus kegagalan tersebut sekaligus melengkapi koleksi gelar internasional yang selama ini telah ia kumpulkan.

Jika mampu tampil konsisten, Xiao Hai berpotensi menjadi salah satu pemain paling dominan di cabang fighting game tahun ini.

4. Magomed "Collapse" Khalilov (Team Spirit – Dota 2)

Nama terakhir yang wajib dipantau adalah Magomed "Collapse" Khalilov, offlaner andalan Team Spirit.

Collapse telah lama dikenal sebagai salah satu pemain terbaik di posisi offlane dalam sejarah kompetitif Dota 2. Kemampuannya membaca permainan, menginisiasi pertarungan tim, serta menciptakan ruang bagi rekan setim menjadikannya sosok vital dalam kesuksesan Team Spirit.

Setelah membawa timnya menjuarai edisi sebelumnya, Collapse kembali ke panggung EWC dengan misi mempertahankan dominasi Team Spirit di turnamen paling bergengsi tersebut.

Meski menghadapi persaingan yang semakin ketat dari tim-tim elite dunia, pengalaman dan mental juara yang dimiliki Team Spirit membuat mereka tetap menjadi salah satu favorit utama dalam perebutan gelar Dota 2 di Paris.

EWC 2026 Jadi Ajang Pembuktian Atlet Esports Dunia

Esports World Cup 2026 bukan sekadar turnamen dengan hadiah besar, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi para atlet terbaik dari berbagai disiplin gim. Selain mengejar gelar individu dan trofi tim, setiap kemenangan turut memberikan kontribusi penting terhadap perolehan poin Club Championship, yang menjadi salah satu target utama organisasi esports peserta.

Dengan hadirnya talenta muda seperti Dambi, pemain berpengalaman seperti Blinkzr, legenda fighting game Xiao Hai, hingga ikon Dota 2 Collapse, pekan pertama EWC 2026 diprediksi menyajikan persaingan sengit dan menjadi awal dari lahirnya berbagai rekor baru di panggung esports internasional.

Editor : Mahendra Aditya
#Esports World Cup 2026 #EWC 2026 Paris #Dambi VALORANT #Collapse Team Spirit #Blinkzr Sentinels