Baca Juga : Masalah Ekonomi hingga Suami Suka Judi, Ribuan Perempuan di Grobogan Pilih Menjanda
Di Ruas Jalan Purwodadi-Blora kerusakan terparah terlihat di sekitar lingkaran Getasrejo atau Patung Diponegoro. Total ada 24 lubang di area itu. Lubangnya bervariasi. Terbesar lebar lubang mencapai 0,5 x 1 meter dan kedalaman 30 sentimeter.
Banyaknya lubang di area tersebut, membuat pengendara silih berganti melintas. Sebab, area tersebut merupakan area persimpangan dari arah Pati, Semarang, dan Blora. Tak jarang banyak kendaraan roda empat yang terperosok ke lubang itu.
Sedangkan di Jalan Purwodadi-Semarang tepatnya di ruas Penawangan-Godong, hanya dalam satu kilometer terdapat ratusan lubang. Kondisi itu mengakibatkan banyak kecelakaan di ruas jalan tersebut.
Sebenarnya mulai ada perbaikan. Tetapi sifatnya hanya sementara. Lubang-lubang itu hanya ditambal dengan batu pecah yang dicampur aspal. Perbaikan terlihat di Jalan Purwodadi-Semarang ruas Purwodadi-Penawangan.
Sub Koordinator Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah wilayah Purwodadi Wimas Radit Sambodo menyebut, sebenarnya perbaikan dilakukan setiap hari. Namun, jumlah lubang memang banyak. Jadi, masih banyak yang tidak tertutup.
”Tiap hari ada penambalan jalan. Untuk lokasi yang rawan tergenang sementara ditangani darurat dengan bantak. Untuk lokasi yang tidak rawan tergenang ditambal dengan bahan campuran aspal dan batu pecahan," katanya. (tos/lin) Editor : Abdul Rokhim