GROBOGAN – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, terus dikebut.
Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan segera rampung untuk mendukung penguatan ekonomi desa.
Diketahui, lokasi pembangunan koperasi tersebut berada di lahan bekas pasar desa yang berada di seberang saluran irigasi.
Kawasan itu dipilih karena berada di jalur yang strategis dan menjadi satu-satunya aset desa yang dinilai layak untuk pembangunan gerai KDKMP.
Kepala Desa Mlilir, Muhammad Khambali, menegaskan pemilihan lokasi dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Penetapan lokasi telah melalui Musyawarah Desa (Musdes), mendapat persetujuan bersama, serta dilengkapi Surat Pernyataan Persetujuan Kepala Desa.
"Lokasi ini merupakan aset desa dan dipilih berdasarkan hasil Musdes. Semua proses sudah sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran pembangunan sekaligus operasional koperasi nantinya, Pemerintah Desa Mlilir bersama pelaksana proyek juga membangun jembatan permanen menuju lokasi gerai.
Sebelumnya, akses menuju lokasi hanya mengandalkan jembatan anyaman bambu yang kondisinya mulai rapuh sehingga tidak lagi mampu menahan beban kendaraan pengangkut material bangunan.
"Selama ini mobilisasi material menggunakan jembatan bambu.
Karena kondisinya sudah rapuh, sekarang dibangun jembatan yang lebih kokoh dan permanen," kata Khambali.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah distribusi material pembangunan dan aktivitas operasional Koperasi Merah Putih.
Tetapi juga akan menjadi akses alternatif bagi masyarakat, terutama petani yang menuju area persawahan.
Dengan adanya jembatan permanen, kendaraan pengangkut hasil panen nantinya dapat langsung melintas sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih efisien.
"Harapannya, masyarakat semakin mudah menjangkau koperasi, sementara petani juga mendapat akses yang lebih baik menuju lahan pertanian mereka," pungkasnya. (int)
Editor : Admin