Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Masih Tersisa Puluhan SD Tanpa Kepala Sekolah di Grobogan

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 11 Juni 2026 | 09:27 WIB
DIKUKUHKAN: Bupati Grobogan Setyo Hadi usai mengukuhkan ratusan kepala sekolah.
DIKUKUHKAN: Bupati Grobogan Setyo Hadi usai mengukuhkan ratusan kepala sekolah.

GROBOGAN – Pengukuhan 183 kepala sekolah di Kabupaten Grobogan belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan kekosongan jabatan kepala sekolah. 

Dinas Pendidikan (Disdik) Grobogan memproyeksikan masih ada sekitar 20 jabatan kepala SD yang kosong hingga akhir 2026 akibat banyaknya kepala sekolah yang memasuki masa purna tugas.

Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Purnyomo melalui Kabid Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Sudrajat Dangu Asmoro mengatakan, kebutuhan kepala sekolah masih menjadi tantangan, terutama di jenjang SD.

"Hingga akhir Desember nanti diproyeksikan masih ada sekitar 20-an jabatan kepala SD yang kosong karena purna tugas," ujarnya.

Meski demikian, Disdik Grobogan baru saja mengukuhkan 183 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP. 

Mereka terdiri atas hasil promosi, mutasi, dan penugasan baru yang langsung ditempatkan di sekolah masing-masing.

Rinciannya meliputi 143 promosi Kepala SD, 15 mutasi Kepala SD, 21 promosi Kepala SMP, tiga mutasi Kepala SMP, serta satu promosi Kepala TK. 

Selain itu, terdapat 16 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang resmi mendapat penugasan sebagai kepala sekolah.

Sudrajat menjelaskan, saat ini sekitar 10 kepala SD telah memasuki masa pensiun pada Mei hingga Juni 2026. 

Namun, kekosongan tersebut belum diakomodasi dalam pengukuhan kali ini karena proses yang digunakan merupakan hasil seleksi calon kepala sekolah yang dilaksanakan pada November 2025.

"Yang purna Mei-Juni sekitar 10 orang. Kemarin belum dihitung sekalian karena seleksinya November 2025," ujarnya.

Sementara itu, kondisi kekosongan kepala sekolah di jenjang SMP relatif lebih terkendali.

Saat ini hanya terdapat satu sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif, yakni SMPN 4 Satu Atap Pulokulon.

Pada tahun ini juga terdapat dua kepala SMP yang akan memasuki masa purna tugas, yakni di SMPN 1 Gubug dan SMPN 2 Geyer.

"Purna kepala SMP tahun ini ada dua. Pemenuhannya akan diikutkan pada periode berikutnya. Sementara diisi Plt dari sekolah terdekat," terangnya.

Disdik Grobogan menargetkan kekosongan kepala sekolah yang muncul akibat purna tugas tersebut dapat dipenuhi melalui seleksi kepala sekolah periode berikutnya. 

Seleksi itu diproyeksikan untuk mengisi kebutuhan kepala sekolah per 1 Januari 2027. (int)

Editor : Admin
#kepala sekolah #grobogan #smp #sd