GROBOGAN – PT PLN (Persero) UP3 Grobogan terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik di tengah berkembangnya ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV). Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni melalui pemeliharaan jaringan menggunakan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) sentuh langsung.
Melalui metode tersebut, petugas PLN dapat melakukan pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik tanpa harus melakukan pemadaman aliran listrik kepada pelanggan. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kontinuitas pasokan energi, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan listrik seiring berkembangnya penggunaan kendaraan listrik di masyarakat.
Keandalan sistem kelistrikan menjadi perhatian utama PLN, terlebih saat infrastruktur pendukung kendaraan listrik seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) mulai berkembang di berbagai wilayah. Pasokan listrik yang stabil dibutuhkan agar operasional pengisian daya kendaraan listrik dapat berjalan optimal tanpa gangguan.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Grobogan, Anjar Widyatama, mengatakan bahwa PLN terus berupaya memastikan sistem kelistrikan tetap andal sebagai bagian dari dukungan terhadap program transisi energi nasional. Menurutnya, pemeliharaan jaringan menggunakan metode PDKB menjadi salah satu inovasi pelayanan yang memungkinkan pekerjaan teknis tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan pelanggan.
“PLN terus berupaya menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Pemeliharaan jaringan melalui metode PDKB menjadi salah satu bentuk komitmen kami agar masyarakat tetap dapat menikmati listrik tanpa gangguan, termasuk dalam mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik,” ujarnya.
Metode PDKB sendiri merupakan teknik pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik yang dilakukan saat jaringan tetap dalam kondisi bertegangan atau tetap dialiri listrik. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan perlengkapan keselamatan khusus dan prosedur kerja ketat untuk memastikan keamanan selama proses pemeliharaan berlangsung.
Dengan metode tersebut, pelanggan tidak perlu mengalami pemadaman saat dilakukan perbaikan maupun pemeliharaan jaringan. Hal itu dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat dan dunia usaha yang kini sangat bergantung pada pasokan listrik stabil dan berkesinambungan.
Selain mendukung sektor kendaraan listrik, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Pemeliharaan jaringan yang dilakukan tanpa pemadaman membuat aktivitas industri, perdagangan, layanan publik hingga rumah tangga tetap berjalan normal tanpa terganggu proses pekerjaan teknis di lapangan.
PLN menilai pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia akan terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi ramah lingkungan. Karena itu, kesiapan infrastruktur kelistrikan menjadi faktor penting yang harus terus diperkuat agar mampu mengimbangi kebutuhan energi di masa mendatang.
Di wilayah Grobogan sendiri, PLN terus melakukan berbagai penguatan sistem distribusi listrik guna memastikan pasokan tetap aman dan stabil. Pemanfaatan teknologi serta peningkatan kompetensi personel menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga mutu layanan kelistrikan.
Anjar menambahkan, PLN UP3 Grobogan akan terus mendukung program pemerintah dalam percepatan transisi energi menuju penggunaan energi bersih dan berkelanjutan. Salah satunya melalui penguatan infrastruktur ketenagalistrikan yang aman, modern, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“PLN akan terus memperkuat infrastruktur kelistrikan serta menghadirkan pelayanan yang andal, aman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap transisi energi nasional,” tandasnya. (mun)
Editor : Admin