Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Stok LPG 3 Kg Ditambah Dua Kali Lipat, Pemkab Grobogan Pastikan Pasokan Aman Jelang Lebaran

Admin • Senin, 16 Maret 2026 | 16:41 WIB
CEK LAPANGAN – Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama Forkopinda lakukan pemantauan ketersediaan gas LPG3 Kg di SPBE Putat Purwodadi jelang Hari Raya Idul Fitri, Senin (16/3).
CEK LAPANGAN – Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama Forkopinda lakukan pemantauan ketersediaan gas LPG3 Kg di SPBE Putat Purwodadi jelang Hari Raya Idul Fitri, Senin (16/3).

 

GROBOGAN – Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama jajaran Forkopimda melakukan pemantauan ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Senin (16/3). Salah satu lokasi yang disidak adalah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Putat, Purwodadi. Hasil pemantauan menunjukkan stok gas LPG 3 kilogram dipastikan aman selama masa libur panjang Lebaran.

Pemantauan tersebut dipimpin langsung Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama jajaran Forkopimda. Mereka memastikan distribusi gas subsidi berjalan lancar serta tidak terjadi kelangkaan di masyarakat.

Manager Operasional SPBE Putat Purwodadi Samekto Hidayat menjelaskan, pasokan LPG menjelang Lebaran justru mendapat tambahan signifikan dari Pertamina. Bahkan jumlahnya mencapai dua kali lipat dibandingkan kebutuhan pada hari biasa.

“Untuk ketersediaan stok tidak ada masalah. Distribusi ke agen juga lancar. Dari Pertamina sudah ada tambahan pasokan yang cukup besar, bahkan beberapa kali penambahan mencapai 100 persen dibandingkan hari biasa,” ujarnya.

Samekto menjelaskan, kebutuhan LPG di SPBE Putat rata-rata mencapai 45 ton per hari. Jika dikonversikan ke tabung 3 kilogram, jumlah tersebut setara dengan sekitar 30 ribu tabung. Namun menjelang Lebaran, jumlah pasokan meningkat hingga sekitar 60 ribu tabung per hari.

Dengan penambahan kuota tersebut, pihaknya optimistis kebutuhan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri dapat terpenuhi.

Selain memantau ketersediaan LPG, rombongan juga meninjau kondisi aktivitas transportasi di Terminal Purwodadi. Koordinator Terminal Purwodadi Soegijono mengatakan, jumlah penumpang bus saat ini justru mengalami penurunan dibandingkan hari biasa.

Menurutnya, penurunan tersebut dipengaruhi perubahan pola pembelian tiket yang kini banyak dilakukan secara daring.

“Penumpang turun sekitar 60 persen. Sekarang banyak bus pariwisata atau bus antar kota yang menjual tiket secara online sehingga penumpang lebih sering naik dari pool, bukan dari terminal,” jelasnya.

Terminal Purwodadi sendiri merupakan terminal tipe B yang melayani berbagai rute antarkota dalam provinsi maupun antarkota antarprovinsi.

Sementara itu, Bupati Grobogan Setyo Hadi mengatakan, selain memantau SPBE dan terminal, pihaknya juga melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Nglejok Purwodadi. Secara umum, harga kebutuhan pokok relatif stabil menjelang Lebaran.

“Hasil pemantauan di pasar, kebutuhan bahan pokok tidak ada kenaikan harga yang signifikan. Hanya cabai merah yang mengalami kenaikan,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pengawasan agar pasokan bahan pokok, LPG, maupun BBM tetap tersedia bagi masyarakat selama periode Lebaran.

“Untuk LPG 3 kilogram stok aman karena ada penambahan kuota dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Begitu juga dengan kebutuhan BBM di SPBU di Kabupaten Grobogan, semuanya tercukupi,” tandasnya.(mun)

 

Editor : Admin
#Bupati Grobogan Setyo Hadi #jelang lebaran #stok gas elpiji 3 kg