GROBOGAN – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Ngombak dan Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, kini memasuki tahap akhir.
Proyek yang dimulai sejak 13 Januari 2026 itu telah mencapai progres sekitar 98 persen dan ditargetkan rampung sebelum akhir Februari.
Pengerjaan dilakukan oleh anggota Kodim 0717/Grobogan melalui Koramil 18/Kedungjati bersama masyarakat setempat secara gotong royong.
Danramil 18/Kedungjati, Kapten Cke Suwarto, menyampaikan bahwa sesuai jadwal awal, jembatan sebenarnya ditargetkan sudah selesai.
Namun, kendala cuaca yang tidak menentu serta beberapa faktor teknis di lapangan membuat penyelesaian sedikit mengalami keterlambatan.
“Kalau mengikuti jadwal, seharusnya ini sudah selesai. Namun karena hujan dan kendala teknis bahan di lapangan, pengerjaan sedikit molor. Per hari ini progres sudah 98 persen sekian. Kami optimistis akhir bulan ini sudah tuntas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, faktor keselamatan menjadi prioritas utama. Saat hujan deras turun, pekerjaan dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali setelah kondisi memungkinkan.
Bahkan, apabila sejak pagi hingga sore turun hujan, pengerjaan dilakukan pada malam hari dengan waktu terbatas.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan trekstang serta ram kawat wiremesh dan tali seling penghubung jembatan sebagai tahap akhir sebelum difungsikan.
Antusiasme warga Desa Ngombak dan Desa Kentengsari terlihat tinggi, terlebih pembangunan dilakukan menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
Warga berharap jembatan bisa segera digunakan untuk memperlancar aktivitas serta memperpendek jarak tempuh antar desa.
Salah satu warga Kentengsari, Supamin mengaku tak sabar menanti jembatan tersebut rampung.
“Kami berharap sebelum Lebaran sudah bisa digunakan, supaya silaturahmi antar desa lebih mudah dan akses ekonomi juga semakin lancar,” ungkapnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui kolaborasi TNI AD dan masyarakat.
Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan. (Int)
Editor : Ali Mustofa