GROBOGAN – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Grobogan terhadap warganya yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan.
Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo turun langsung ke lapangan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di dua lokasi berbeda, Sabtu (17/1/2026).
Salah satu peristiwa kebakaran tersebut bahkan menewaskan seorang balita berusia 11 bulan.
Didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan Indri Agus Velawati serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) BPBD, Diperakim, Dinas Ketahanan Pangan, rombongan bupati mendatangi rumah warga yang terdampak kebakaran untuk melihat langsung kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan.
Lokasi pertama yang dikunjungi yakni rumah Kasman, 57, warga Dusun Dempel, Desa Dempel, Kecamatan Karangrayung.
Tragedi kebakaran di lokasi ini menjadi perhatian serius karena menelan korban jiwa seorang balita berusia 11 bulan. Saat kejadian, balita tersebut diketahui sedang tidur sendirian di dalam rumah. Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026).
Menurut informasi yang dihimpun, saat kebakaran terjadi kondisi rumah dalam keadaan tertutup, sementara kipas angin masih menyala.
Orang tua korban saat itu sedang meninggalkan rumah, sehingga balita tersebut tidak sempat diselamatkan.
Api dengan cepat membesar dan melahap bagian rumah, hingga akhirnya merenggut nyawa korban.
Bupati Grobogan Setyo Hadi menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut.
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Grobogan Mereda, Tinggal 18 Pasien Masih Dirawat
Ia menyempatkan diri berbincang dengan keluarga korban, memberikan penguatan moril, serta memastikan pemerintah daerah hadir untuk membantu meringankan beban yang dialami keluarga.
Usai dari Kecamatan Karangrayung, rombongan bupati melanjutkan kunjungan ke lokasi kedua, yakni rumah Maskun, 55, warga RT 03/RW 01 Desa Ngroto, Kecamatan Gubug.
Kebakaran di lokasi ini terjadi pada hari yang sama, Sabtu (17/1/2026), sekitar pukul 12.00 WIB.
Api menghanguskan satu unit rumah berukuran sekitar 8 x 12 meter yang mayoritas terbuat dari kayu jati, sehingga kerusakan yang ditimbulkan cukup parah.
Sementara berdasarkan data petugas, peristiwa kebakaran di Desa Ngroto pertama kali diketahui sekitar pukul 07.45 WIB pagi.
Baca Juga: 804 Korban Dugaan Keracunan Makan Bergizi, DPRD Grobogan Pastikan Perawatan Medis Terpenuhi
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar karena hampir seluruh bagian rumah ludes terbakar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Indri Agus Velawati, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah kepada warganya yang tertimpa musibah.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Grobogan menyerahkan berbagai jenis bantuan darurat.
“Hari ini Bupati dan Wakil Bupati Grobogan bersama jajaran OPD terkait, seperti Dinas Sosial, BPBD, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim), serta Dinas Ketahanan Pangan, turun langsung mendampingi dan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran,” ujar Indri.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, kebutuhan alas tidur, makanan siap saji, kebutuhan sandang, serta perlengkapan dasar lainnya yang dibutuhkan korban dalam masa darurat pascakebakaran.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Bupati Grobogan dan Pemkab Grobogan kepada warga yang terkena musibah bencana kebakaran, agar dapat meringankan beban mereka,” jelasnya.
Indri menambahkan, bupati dan wakil bupati secara khusus ingin memastikan kondisi korban di lapangan, terutama keluarga korban kebakaran di Desa Dempel, Kecamatan Karangrayung, yang kehilangan seorang balita berusia 11 bulan.
“Kami memberikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan sehari-hari untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah kebakaran, baik di Desa Dempel maupun di Desa Ngroto,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Grobogan juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat, dengan memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. (mun)
Editor : Ali Mustofa