GROBOGAN – Sebuah rumah milik seorang lansia di Dusun Karangwader, Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, ludes terbakar pada Selasa (7/10) dini hari.
Diduga, api berasal dari lampu minyak (teplok/uplik) yang ditinggal menyala saat rumah dalam keadaan kosong.
Rumah tersebut milik Sukirah,78, seorang petani warga setempat yang diketahui sedang menghadiri acara perpisahan umroh tetangganya saat peristiwa terjadi.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga, Juri bin Nardi,61, yang terbangun sekitar pukul 01.00 WIB dan melihat api sudah membesar membakar rumah Sukirah. Ia langsung berteriak minta tolong.
Seorang saksi lainnya, Ruslin, segera datang ke lokasi dan membantu bersama warga memadamkan api sambil menghubungi aparat desa dan pihak berwenang.
Namun, karena rumah berbahan kayu dan api cepat membesar, hampir seluruh bangunan habis dilalap si jago merah.
“Rumah korban berukuran sekitar 3x7 meter, berbahan kayu kapungan. Sejumlah barang seperti TV tabung 14 inci, magic com, serta meja dan kursi turut terbakar,” jelas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo,
Polisi memperkirakan total kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp10 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena rumah sedang ditinggal pemiliknya.
Kapolsek menambahkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta mengamankan barang bukti berupa sisa lampu minyak yang diduga menjadi pemicu kebakaran.
“Langkah-langkah penanganan sudah dilakukan sesuai prosedur. Kami imbau warga tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama penggunaan api terbuka seperti lampu minyak,” terang dia. (mun)
Editor : Mahendra Aditya