Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Delapan Dapur MBG Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Grobogan

Intan Maylani Sabrina • Minggu, 5 Oktober 2025 | 02:45 WIB
MENINJAU: Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Sekda Grobogan Anang Armunanto saat meninjau daput MBG Muhammadiyah.
MENINJAU: Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Sekda Grobogan Anang Armunanto saat meninjau daput MBG Muhammadiyah.

GROBOGAN - Gerakan percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Grobogan mendapat dorongan baru.

Delapan dapur MBG milik Muhammadiyah resmi diluncurkan dan mulai beroperasi, Sabtu (4/10), bertempat di Kampus 2 SMK Muhammadiyah Purwodadi.

Suasana peluncuran dapur MBG Muhammadiyah dipenuhi semangat kebersamaan.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Anang Armunanto mewakili Bupati Setyo Hadi, Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Direktur Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN) DR. Gunalan, pimpinan PDM Muhammadiyah beserta organisasi otonom, serta unsur Forkopimda dan Forkopimcam.

Sekda Anang dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemkab Grobogan sudah menyiapkan langkah serius untuk menyukseskan program nasional ini.

Salah satunya dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan MBG yang bertugas memperkuat koordinasi lintas sektor.

Grobogan sendiri mendapat kuota 125 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari BGN.

Hingga awal Oktober 2025, sudah ada 65 unit diverifikasi dan 39 unit beroperasi.

Dengan tambahan delapan dapur Muhammadiyah, jumlah yang aktif bertambah menjadi 47 unit.

“Kalau delapan dapur Muhammadiyah ini langsung operasional, berarti ada 47 SPPG yang sudah berjalan di Grobogan,” kata Anang.

Ia menambahkan, ada pula dapur yang sudah rampung dibangun dan diverifikasi namun masih menunggu jadwal operasional.

Data tersebut, lanjutnya, terus diperbarui oleh Satgas MBG.

Di sisi lain, Anang memberi apresiasi atas langkah Muhammadiyah yang dinilai memberi warna berbeda dalam mendukung program MBG.

"Kehadiran Muhammadiyah semakin memperkuat pelaksanaan MBG, menjadi bagian penting dari kerja bersama mewujudkan anak-anak Grobogan yang sehat, cerdas, dan berdaya,” ucapnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto yang hadir dalam acara ini juga menyampaikan bahwa dukungan masyarakat sipil, khususnya ormas keagamaan, menjadi faktor kunci keberhasilan program gizi nasional.

Ia berharap dapur MBG Muhammadiyah dapat menjadi contoh kolaborasi yang efektif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat.

Program MBG sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat yang dijalankan secara bertahap di seluruh Indonesia.

Pemkab Grobogan memandang pelaksanaannya sebagai kerja gotong royong, bukan semata tugas pemerintah.

Dengan dukungan lintas sektor—mulai dari pemerintah daerah, legislatif, organisasi keagamaan, hingga masyarakat—program ini diharapkan benar-benar menyentuh anak-anak yang membutuhkan gizi seimbang, sekaligus memberi dampak nyata bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa. (int)

Editor : Ali Mustofa
#SPPG #grobogan #Mbg