Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Innalillahi,Seorang Bocah Tewas Diduga Terlindas Alat Berat di Grobogan, Begini Kronologinya

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 2 September 2025 | 01:26 WIB
SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS OLAH TKP – Anggota Inavis Polres Grobogan dan Polsek Pulokulon lakukan olah TKP di lokasi tewasnya anak di lokasi Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Minggu (31/8).
SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS OLAH TKP – Anggota Inavis Polres Grobogan dan Polsek Pulokulon lakukan olah TKP di lokasi tewasnya anak di lokasi Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Minggu (31/8).

GROBOGAN – Nasib tragis menimpa seorang bocah laki-laki, RDN berusia 10 tahun di Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Minggu (31/8).

Korban diduga tewas setelah terlindas alat berat (bego/excavator) yang sedang beroperasi di pesawahan warga.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di area pekarangan milik orang tua salah satu warga Sutomo, tepatnya di Dusun Karangtalun RT 04 RW 03.

Excavator Komatsu 78 US-6 yang dioperasikan oleh Isma, 31, warga Sragen, tengah melakukan pengerjaan pembersihan akar pohon dan pembuatan saluran air.

Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto mengatakan, saksi dan pihak kepolisian, sebelum kejadian, operator alat berat sempat memberikan uang Rp 13 ribu kepada beberapa anak di sekitar lokasi agar menjauh dan membeli jajanan. Namun, sekitar 20 menit kemudian, korban bersama seorang temannya kembali mendekati area kerja.

Saksi mata, Sutomom 47, sempat mengusir kedua anak tersebut agar menjauh sebelum dirinya meninggalkan lokasi. Nahas, saat pelaku kembali mengoperasikan alat berat dan berjalan mundur untuk meninggalkan lokasi, korban diduga berada di sisi kanan depan excavator. Saat itulah, korban tertabrak dan terlindas roda depan sebelah kanan alat berat.

“Terlapor baru menyadari ketika melihat tubuh korban dalam posisi terlentang tidak bergerak, dengan bagian tangan dan pinggang berada di dekat roda depan,” ungkap Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto.

Atas kejadian tersebut Terlapor Isma langsung berteriak meminta bantuan warga. Korban kemudian dibawa ke rumah yang berjarak sekitar 250 meter dari lokasi kejadian.

Petugas dari Polsek Pulokulon, Inafis Polres Grobogan, dan tim medis Puskesmas Pulokulon 1 segera mendatangi rumah korban untuk melakukan olah TKP dan visum luar.

”Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban telah meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujarnya.
Setelah kejadian tersebut Polsek Pulokulon melakukan kejadian kecelakaan tersebut sedang didalami dengan dugaan kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Ibu korban RDN melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulokulon bersama saksi di lapangan.

”Untuk barang alat excavator dan pakaian korban berupa kaos merah dan celana kolor coklat turut diamankan sebagai barang bukti,” tandasnya. (mun)

Editor : Mahendra Aditya
#grobogan #bocah tewas #kecelakaan alat berat #excavator