Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Inovasi Ekonomi Produktif, Perhutani Purwodadi Grobogan Tanam Tiga Ribu Tanaman Buah

Sirojul Munir • Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:34 WIB
PANEN JAMBU – Anggota Pramuka sedang panen jambu yang ditanam di lahan Perhutani KPH Purwodadi.
PANEN JAMBU – Anggota Pramuka sedang panen jambu yang ditanam di lahan Perhutani KPH Purwodadi.

GROBOGAN – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo melaksanakan kegiatan budidaya tanaman buah berupa jambu kristal dan alpukat di areal Petak Unit Bisnis (PUB).

Ada tiga ribu pohon, yang dikelola bersama Karyawan Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sendang Mulyo, serta Pramuka Saka Wanabakti binaan Perhutani.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu petak 75D seluas 2,5 hektare dan petak 76E seluas 1,4 hektare, yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sendangpakelan, BKPH Sambirejo.

Baca Juga: Empat Ribu Warga Mancing Bareng Bupati Grobogan Disambut Meriah di Desa Tunjungharjo, Ngaringan

Total sebanyak 1.500 pohon jambu kristal dan 1.500 pohon alpukat ditanam dalam program ini, menjadikan jumlah total tanaman mencapai 3.000 pohon buah.

Program ini merupakan bagian dari inovasi ekonomi produktif yang diinisiasi Perhutani untuk memanfaatkan lahan hutan secara optimal tanpa mengurangi fungsi ekologis dan kelestariannya.

Penanaman pohon buah juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan melalui hasil panen yang bernilai ekonomis.

Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang telah terbangun dalam kegiatan ini.

Kegiatan PUB ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan organisasi yang terlibat, namun juga menjadi contoh nyata pemanfaatan lahan hutan secara produktif dan lestari.

”Melalui sinergi antara Perhutani, LMDH, dan Pramuka Saka Wanabakti, kami berkomitmen menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung ketahanan pangan serta pengembangan agroforestry yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa hutan.

Baca Juga: PCNU Grobogan Ikuti Karnaval Pembangunan HUT RI ke-80, Tampilkan Semangat Kebangsaan

“Dengan adanya PUB ini, masyarakat yang tergabung dalam LMDH dapat memperoleh tambahan penghasilan dari hasil buah yang ditanam. Harapannya, masyarakat semakin memiliki rasa memiliki terhadap hutan dan bersama-sama menjaga kelestariannya,” ungkapnya.

Partisipasi generasi muda juga menjadi sorotan dalam kegiatan ini. Pramuka Saka Wanabakti turut berkontribusi aktif dalam proses penanaman dan edukasi lingkungan.

Ketua Dewan Saka, Leo Sadani, mengungkapkan kebanggaannya atas keterlibatan mereka.

“Kami dari Pramuka Saka Wanabakti merasa bangga bisa ikut terlibat langsung dalam kegiatan penghijauan dan budidaya buah ini. Selain belajar tentang teknik budidaya, kami juga menanamkan nilai-nilai cinta hutan, kerja sama, dan tanggung jawab terhadap lingkungan kepada anggota muda,” katanya.

Melalui kolaborasi lintas pihak ini, PUB jambu kristal dan alpukat di BKPH Sambirejo diharapkan menjadi contoh model pengelolaan hutan berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Satgas Temukan Keterlambatan Distribusi MBG di Grobogan, Evaluasi Segera Dilakukan  

Dukungan dari generasi muda juga terlihat dalam kegiatan ini melalui keterlibatan Pramuka Saka Wanabakti.

Ketua Dewan Saka, Leo Sadani, menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan hutan.

“Kami dari Pramuka Saka Wanabakti merasa bangga bisa ikut terlibat langsung dalam kegiatan penghijauan dan budidaya buah ini. Selain belajar tentang teknik budidaya, kami juga menanamkan nilai-nilai cinta hutan, kerja sama, dan tanggung jawab terhadap lingkungan kepada anggota muda,” katanya.

Melalui sinergi multi pihak ini, diharapkan PUB yang ditanami jambu kristal dan alpukat dapat menjadi contoh pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologi bagi masyarakat sekitar. (mun)

 

Editor : Ali Mustofa
#kph purwodadi #buah #perhutani #pramuka agen lingkungan #tanam pohon