Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hebat! Awak Bus di Terminal Purwodadi Dibekali Pertolongan Pertama, dari Cek Nadi hingga Pasang Neck Collar Darurat

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:17 WIB
KEGAWATDARURATAN: PT Jasa Raharja dan PSC 199 Dinkes Grobogan saat membekali awak bus dengan membuat neck collar dengan alat seadanya di Terminal Purwodadi.
KEGAWATDARURATAN: PT Jasa Raharja dan PSC 199 Dinkes Grobogan saat membekali awak bus dengan membuat neck collar dengan alat seadanya di Terminal Purwodadi.

GROBOGAN – Awak bus dan pengunjung Terminal Induk Purwodadi mendapat bekal keterampilan khusus menyelamatkan korban kecelakaan lalu lintas.

Pelatihan ini digelar PT Jasa Raharja bersama PSC 119 Dinas Kesehatan Grobogan untuk menekan angka fatalitas di jalan raya.

Penanggung Jawab Jasa Raharja dan Samsat Grobogan, Adi Setiawan, mengatakan pelatihan ini bertujuan agar sopir maupun kru bus sigap memberikan pertolongan pertama ketika menjumpai korban kecelakaan di jalan. Dengan keterampilan dasar tersebut, risiko fatalitas diharapkan bisa ditekan.

“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini para sopir dan awak bus dapat langsung menerapkan langkah-langkah pertolongan dasar ketika menemui korban kecelakaan. Dengan begitu semakin banyak nyawa yang bisa tertolong,” ujarnya.

Dalam pelatihan itu, petugas PSC 119 memberikan materi dasar penanganan darurat, dimulai dari prinsip 3A: aman diri, aman lingkungan, dan aman korban. 

Mereka juga membekali peserta dengan keterampilan pertolongan pertama, seperti memeriksa kesadaran pasien, cara memanggil bantuan, hingga pemindahan korban secara linier agar tidak memperparah cedera.

Peserta juga diajari membuat cervical collar darurat untuk menjaga leher korban tetap stabil. Caranya menggunakan kain atau kerudung panjang yang dilapisi kertas atau kardus berbentuk kerucut, lalu dipasangkan di leher korban.

Teknik sederhana ini bisa mencegah cedera tulang leher semakin parah sebelum korban mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Selain pelatihan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat di sekitar terminal.

Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, pemberian obat, serta konsultasi kesehatan bersama dokter dari Puskesmas Purwodadi 1.

“Tidak hanya keselamatan penumpang, kesehatan pengemudi dan seluruh masyarakat di lingkungan Terminal juga menjadi perhatian kami. Karena kondisi tubuh yang prima adalah faktor penting agar mereka bisa mengantar penumpang dengan selamat,” tambah Adi Setiawan. (int)

Editor : Mahendra Aditya
#grobogan #terminal purwodadi #kegawatdaruratan #awak bus #kecelakaan