GROBOGAN – Puluhan kontainer sampah di Kabupaten Grobogan rusak dan tidak penggantian pada tahun ini.
Alasanya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan tidak ada anggaran untuk penggantiannya karena terdampak efisiensi anggaran.
”Jumlah kontainer sampah yang rusak dari pendataan ada 47 kontainer. Kami sudah mengajukan tahun ini ada penggantian. Tetapi tidak dapat anggaran,” Kepala DLH Grobogan Mochamad.
Untuk itu, sambil menunggu anggaran dari Pemkab Grobogan untuk penggantian. Maka untuk kontainer sampah yang digunakan untuk menampung sampah dari warga sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Ngembak, Purwodaid maka akan menggukan seadanya.
”Iya gimana lagi gak ada anggaran ya gunakan kontainer yang ada dulu,” ujarnya.
Sementara itu, rusaknya kontainer sampah tersebut terjadi karena sudah berusia dan belum ada peremajaan. Kemudian penggunaan terus menerus dan berbagai sampah yang ditampung sebelum di bawa ke TPA. Seperti limbah cair, padat dan yang lainya.
Waktu untuk pengambilan kontainer sampah juga tidak setiap hari dan hanya dilakukan setiap tiga hari atau satu pekan sekali karena keterbatasan dari Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengangkutnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada warga agar membuang sampah di tempat sampah atau di kontainer sampah. Sehingga tidak membuang sampah sembarangan atau di selokan dan sungai. Akibatnya jika hujan deras bisa terjadi banjir.
”Ayo warga masyarakat tetap jaga kebersihan dan buang sampah di tempatnya jangan buag sampah sembarangan,” pesanya. (mun)
Editor : Mahendra Aditya