Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dua Tanggul Kali Buangan di Grobogan Jebol, Satu Langsung Bisa Ditutup Darurat

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 19 Juni 2025 | 21:02 WIB
DARURAT: Penanganan darurat tanggul KB-1 di Desa Rowosari Kecamatan Gubug yang jebol pada Kamis (18/6)
DARURAT: Penanganan darurat tanggul KB-1 di Desa Rowosari Kecamatan Gubug yang jebol pada Kamis (18/6)

GROBOGAN - Dua titik tanggul Sungai Buangan (KB-1) di Desa Rowosari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Rabu (18/6) jebol akibat hujan deras yang terjadi sejak Selasa malam hingga Rabu pagi.

Jebolnya tanggul menyebabkan banjir merendam lahan pertanian dan mengancam pemukiman warga di Desa Mangunsari. 

Tanggul jebol masing-masing sepanjang 15 dan 25 meter, menyebabkan banjir menggenangi sekitar 40 hektare sawah dan berpotensi meluas bila hujan kembali turun.

Meski begitu, hingga Kamis (19/6) siang, satu tanggul telah berhasil dilakukan penutupan darurat.

Pejabat Pembuat Komitmen Operasional dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Daerah (PPK Opsda) BBWS Pemali Juana, Heri Santoso, mengatakan sampai Kamis Siang, satu titik tanggul yang jebol sudah berhasil ditutup.

"Sedangkan satu titik lainnya ditarget tertutup di hari ini," ungkapnya. 

Diketahui, penutupan dilakukan menggunakan tanah setempat, diperkuat dengan pancang bambu dan geotekstil.

Ia menambahkan, saat ini telah dikerahkan dua unit alat berat dan akan ditambah satu unit lagi pada sore hari untuk mempercepat proses penanganan. 

"Untuk penanganan secara darurat ini dilakukan dengan pengurukan menggunakan tanah setempat, kemudian perkuatan pancang bambu serta geotekstil," jelasnya.

Sementara itu, genangan air di wilayah pemukiman Desa Tanggirejo juga ditangani dengan pompanisasi.

"Kami gunakan mobile pump berkapasitas 160 liter per detik dan didukung tambahan pompa dari BPBD," ujarnya. 

Sedangkan Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Wahju Tri Darmawanto menambahkan, hingga Kamis pukul 06.00 WIB, banjir masih menggenangi sebagian rumah warga di Desa Tanggirejo Kecamatan Tegowanu dengan ketinggian air sekitar 30 cm.

Para pengungsi masih bertahan di balai desa dan lokasi pengungsian lainnya.

Total terdapat 110 kepala keluarga atau 232 jiwa terdampak banjir ini.

Sebagian besar warga telah mengungsi ke tempat yang lebih aman, dengan 25 KK mengungsi ke Balai Desa Tanggirejo, sementara 85 KK lainnya memilih tinggal sementara di rumah sanak saudara.

BPBD Kabupaten Grobogan bersama sejumlah unsur terkait telah melakukan berbagai upaya penanganan, mulai dari evakuasi warga, distribusi bantuan logistik, hingga penyedotan air dari permukiman. 

"Sebanyak 15 unit pompa air telah dikerahkan, termasuk dari BPBD Grobogan, warga, BBWS, dan kelompok tani. Dapur umum didirikan di Balai Desa Tanggirejo untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi," pungkasnya. (int)

Editor : Ali Mustofa
#tanggul jebol #grobogan #banjir #gubug