Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pabrik Tiongkok Investasi Rp 3 Triliun di Grobogan! Groundbreaking Sudah Dilakukan, 6.000 Tenaga Kerja Lokal Siap Direkrut

Intan Maylani • Senin, 12 Mei 2025 | 02:20 WIB
Investor asal Tiongkok resmi mendirikan pabrik di KPI Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo.
Investor asal Tiongkok resmi mendirikan pabrik di KPI Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo.

GROBOGAN – Kawasan pedesaan Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, kini bersiap memasuki babak baru dalam sejarah industrialisasi lokal.

Sebuah gebrakan ekonomi berskala internasional resmi dimulai dengan hadirnya investor raksasa asal Tiongkok, PT Polygroup Manufacturing Indonesia, yang memulai pembangunan pabriknya di atas lahan seluas 20 hektare.

Peletakan batu pertama yang digelar kemarin tak hanya menjadi simbol fisik dimulainya pembangunan, tetapi juga membuka jalan bagi Grobogan untuk tampil sebagai kekuatan baru industri manufaktur ekspor di Jawa Tengah.

Tak tanggung-tanggung, nilai investasi yang digelontorkan mencapai Rp 3 triliun, dengan target besar: ekspor ke pasar Eropa dan Amerika Serikat.

Baca Juga: PT Polygroup Ekspansi ke Grobogan, Target Serap Ribuan Pekerja Lokal

Dua Anak Perusahaan Siap Beroperasi

Di area industri strategis ini, dua anak perusahaan Polygroup akan berdiri. Yang pertama, PT Harmoni Cahaya Indonesia, menguasai lahan seluas 5 hektare dan akan fokus memproduksi barang untuk dikirim ke Eropa.

Proyek ini menjadi prioritas dalam tahap awal pembangunan, dengan target mulai beroperasi pada Maret 2026.

Sementara itu, PT Nortex Berkat Indonesia yang menempati 15 hektare lahan akan ditujukan sepenuhnya untuk pasar ekspor Amerika. Kombinasi dua pabrik ini diproyeksikan mampu mengirimkan hingga 7.000 kontainer produk setiap tahunnya.

Target Serap 6.000 Tenaga Kerja Lokal

Lebih dari sekadar pabrik, keberadaan perusahaan ini membawa angin segar bagi ribuan pencari kerja. Chairman PT Polygroup Manufacturing Indonesia, Paul Cheng, menegaskan bahwa setelah operasional penuh, pihaknya menargetkan dapat merekrut setidaknya 6.000 tenaga kerja.

“Kami membuka kesempatan bagi siapa pun yang siap bekerja keras. Asal ada kemauan dan semangat, kami akan memberikan peluang,” kata Paul saat acara groundbreaking.

Paul juga menyebut Grobogan sebagai lokasi strategis karena harga lahan yang kompetitif serta dukungan dari masyarakat dan pemerintah lokal.

Pilihan lokasi ini merupakan ekspansi kedua Polygroup di Indonesia setelah sebelumnya menanamkan investasi di Kawasan Industri Kendal (KIK) pada 2023.

Pabrik Ini Bisa Ubah Ekonomi Grobogan

Menurut Direktur Utama PT ALIB, Didik Prawoto, masuknya Polygroup akan berdampak langsung terhadap perekonomian lokal.

Ia menilai kehadiran industri besar di Sugihmanik akan membuka akses kerja luas bagi masyarakat sekitar dan mendorong pertumbuhan ekonomi sekunder.

“Ini peluang besar. Kami akan kawal agar pelaksanaannya sesuai harapan, dan tentu sangat berterima kasih atas kepercayaan investasi dari Polygroup,” ungkapnya.

Tokoh masyarakat Sugihmanik, Istiyanto, juga menyambut dengan antusias. Ia mengatakan bahwa lahan yang dulunya terbengkalai kini menjadi sumber harapan baru.

Menurutnya, kehadiran pabrik tidak hanya akan menghidupkan sektor ketenagakerjaan, tetapi juga mendorong tumbuhnya pelaku usaha kecil seperti warung makan, laundry, hingga penyedia jasa transportasi.

“Kami ingin agar pemerintah desa turut hadir dalam proses ini, agar semua bisa berjalan kondusif dan memberikan manfaat maksimal,” ujar Istiyanto.

Baca Juga: Serap 6 Ribu Tenaga Kerja, Investor Tiongkok Resmi Bangun Pabrik Baru di Grobogan

Grobogan Siap Naik Kelas Jadi Pusat Industri Ekspor

Dengan skala investasi masif dan target ekspor global, Grobogan tengah bersiap untuk naik kelas menjadi pusat industri strategis di Jawa Tengah.

Pabrik milik Polygroup ini juga menambah daftar ekspansi global perusahaan, yang sebelumnya telah memiliki fasilitas produksi di Tiongkok, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Tak hanya membawa investasi dan lapangan kerja, kehadiran Polygroup juga menjadi penanda bahwa kawasan non-perkotaan seperti Sugihmanik memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai poros industri.

Jika pembangunan dan operasional pabrik berjalan sesuai rencana, maka bukan mustahil dalam waktu dekat Grobogan akan sejajar dengan kawasan industri besar lainnya di Indonesia.

Dan yang paling penting—ribuan masyarakat lokal akhirnya punya peluang untuk bangkit, berdaya, dan menjadi bagian dari rantai pasok global.

Keyword SEO: , , Lowongan Kerja Grobogan, Kawasan Industri Jawa Tengah, Ekspor ke Amerika dan Eropa, PT Polygroup, Pabrik Manufaktur Tiongkok, Groundbreaking Grobogan.

Editor : Mahendra Aditya
#grobogan #PT Polygroup #investasi #Pabrik Baru di Grobogan #investor tiongkok