Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jengkel Lantaran Tak Ada Perbaikan, Puluhan Warga Sembungharjo Grobogan Tanam Pisang di Jalan Desa

Sirojul Munir • Selasa, 25 Maret 2025 | 17:11 WIB

 

PROTES: Warga Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, menanami pohon pisang di jalan desa sebagai bentuk protes karena tidak perbaikan jalan selama bertahun-tahun.
PROTES: Warga Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, menanami pohon pisang di jalan desa sebagai bentuk protes karena tidak perbaikan jalan selama bertahun-tahun.

 

GROBOGAN – Puluhan warga Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, mengungkapkan kekecewaan dengan menanami pohon pisang di jalan desa setempat, Minggu (23/3).

Mereka marah karena jalan desa yang sudah rusak parah tidak ada perbaikan.

Sebagai ungkap kekecewaan tersebut, warga menanami pohon di jalan rusak.

Kekecewaan warga memuncak karena Kepala Desa Sembungharjo Sudarsono selama dua periode menjabat kepala desa tidak ada pembangunan signifikan pembangunan jalan Desa.

”Kami lakukan aksi ini karena kami anggap Pak Darsono jadi kepala desa dua periode. Selama jadi lurah tidak membangun infrastruktur jalan tidak dibangun,” kata Yanto salah satu warga Desa Sembungharjo.

Dia menilai seharusnya setiap tahun dari Desa mendapatkan bantuan dana Desa.

Namun, tidak digunakan untuk pembangunan jalan desa jalan raya.

Selain itu, juga ada indikasi adanya lelang bengkok di Desa tidak dilelang dan hanya diberikan kepada temanteman Kades.

”Sebagai kekecewaan warga menanami jalanya tanduri pisang,” ujarnya.

Adanya kejadian tersebut, Kepala Desa Sudarsono pada malam harinya mengumpulkan pemuda dan warga sekitar.

Dari pertemuan tersebut, Kepala Desa Sembungharjo sanggup untuk membangun jalan rusak sementara dengan ditutup tanah urug dastu dan pasir.

Adanya kejadian tersebut, Kepala Desa tersebut dipanggil Dispermasdes.

”Siang tadi Lurahe dipanggil Bupati dan Dispermasdes,” terang dia.

Kepala Dispermasdes Grobogan Achmad Haryono mengatakan, pemanggilan Kepala Desa Sembungharjo meminta penjelasan kronologi kejadian warga demo dan menanam pohon pisang di jalan.

Dari kepala Desa menjelaskan bahwa jalan Desa itu panjang ada 3 kilometer dan lebar 4 meter. Dari panjangnya jalan itu, membutuhkan anggaran tidak sedikit. (mun/ali)

Editor : Ali Mustofa
#kepala desa #grobogan #infrastruktur #pohon pisang #jalan rusak #anggaran