GROBOGAN - Komisi C DPRD Grobogan peduli kepada korban banjir di Desa Baturagung dan Desa Ringinkidul, Kecamatan Gubug.
Anggota dewan tersebut memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak dan diserahkan posko pengungsian.
Ketua Komisi C DPRD Grobogan Eko Budi Santoso menyampaikan, rasa simpati yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Kecamatan Gubug, khususnya mereka yang terdampak banjir.
Dia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan memberikan kebahagiaan bagi keluarga yang terkena musibah.
”Semoga bantuan yang diberikan saat ini dapat memberikan kebahagiaan di dalam keluarga bagi yang terkena musibah,” kata Eko Budi Santoso.
Bantuan yang diberikan tersebut berasal dari iuran dari anggota komisi C DPRD Grobogan secara swadaya.
Hasil iuran bersama tersebut dibelanjakan sembako untuk diberikan warga terdampak banjir di Kecamatan Gubug.
”Ini sebagai kepedulian kami sebagai anggota dewan untuk warga masyarakat terdampak. Kami berharap banjir ini cepat surut dan selesai. Pemerintah daerah bisa membantu warga akibat dampak banjir ini,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir.
Ia berharap pemerintahan yang baru dapat memberikan solusi yang efektif agar musibah serupa dapat diminimalisir di masa depan.
Banjir di Kabupaten Grobogan pada bulan Maret 2025 berdampak di 6 kecamatan dan 26 desa.
Jumlah pengungsi menjadi 1.202 jiwa dan ada 5.501 rumah terendam banjir. Tak hanya itu, seluas 526 Ha area pertanian juga tergenang.
Jumlah pengungsi ada di tiga Desa. Pengungsi di Desa Baturagung yang mengungsi di Balai Desa ada 126 jiwa, rumah saudara ada 276 jiwa dan masjid ada 312 jiwa.
Desa Ringinkidul di mengungsi di gereja ada 88 jiwa dan di masjid ada 11 jiwa.
Sedangkan di Desa Cangkring ada 200 pengungsi menginap di rumah saudara. (mun)
Editor : Ali Mustofa