GROBOGAN - Kabupaten Grobogan memiliki ikon destinasi wisata alam andalan Bledug Kuwu.
Sayangnya keberadaan fenomena letupan lumpur ini belum didukung sarana dan prasarana yang mumpuni.
Tahun ini rencananya Disporabudpar akan perlahan melakukan penataan melalui APBD.
Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan, Siswo Hadi Wijoyo mengatakan, perbaikan di kawasan destinasi wisata Bledug Kuwu itu dilakukan menggunakan APBD senilai Rp 200 juta.
“Dipakai untuk memperbaiki perkantoran hingga gardu pandang di sisi timur. Karena kondisinya saat ini rusak cukup parah,” ujarnya.
Tahun lalu, perbaikan juga sempat dilakukan pada bagian pagar dan loket. Dengan nominal yang sama dengan tahun ini.
“Bangunan tampak depan tampak memprihatinkan. Tentunya hal ini berpengaruh pada jumlah pengunjung yang datang. Sepanjang tahun lalu hanya ada 19.084 pengunjung,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya terus berupaya mengusulkan beberapa item di Bledug Kuwu untuk diperbaiki.
Namun, setiap tahunnya yang didapat hanya bisa untuk memperbaiki dua item saja.
Kondisi struktur tanah yang labil disinyalir menjadi salah satu penyebab sulitnya mengembangkan destinasi wisata tersebut.
Lantaran Pemkab Grobogan harus menggelontorkan anggaran lebih besar untuk menyiasati kondisi tanah. (int/war)
Editor : Ali Mustofa