Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkab Grobogan Mengusulkan 53 Perpus Desa Mendapatkan Tambahan Ribuan Eksemplar Buku Bacaan Bermutu, Ini Tujuannya

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 7 November 2024 | 17:38 WIB
LITERASI: Salah satu perpustakaan desa yang ada di Kabupaten Grobogan.
LITERASI: Salah satu perpustakaan desa yang ada di Kabupaten Grobogan.

GROBOGAN - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Groboggan mengusulkan 53 perpustakaan desa dan empat taman baca masyarakat (TBM) untuk dapat menerima bantuan bahan bacaan bermutu. Usulan tersebut ditujukan pada Perpusnas RI.

Kabid Pengembangan dan Pembinaan Kearsipan dan Perpustakaan Dinarpusda Grobogan Ami Priyono mengatakan, sejumlah perpustakaan desa yang diusulkan yakni 27 desa dari Kecamatan Godong, 17 desa Kecamatan Penawangan, enam desa di Kecamatan Tawangharjo, dua desa Kecamatan Ngaringan dan satu desa Kecamatan Wirosari.

Kemudian empat TBM antaranya Adem Ayom Ayem Tawangharjo, Gen Peduli Anak dan Keluarga Purwodadi, Yayasan Nurul Qur'an Purwodadi dan Jagad Baca Penawangan.

"Kami usulkan, nantinya setiap perpus desa dan TBM menerima 1000 buku dan 1 rak buku," imbuhnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan program Perpusnas RI yang bertujuan untuk menyediakan bacaan bermutu bagi masyarakat.

Di mana Dinarpusda di seluruh Indonesia diminta untuk mendaftar perpustakaan dan TBM yang bisa diusulkan untuk menerima donasi tersebut.

”Ini merupakan program resmi dari Perpusnas RI. Mereka mintanya minimal 25 perpustakaan atau TBM. Karena adanya angka minimal, jadi kami usulkan sebanyak-banyaknya, dan dapat 57 itu,” tambahnya.  

Pihaknya memperkirakan, buku-buku tersebut bakal datang enam bulan lagi. Hal itu dilihat dari datangnya buku pada usulan sebelumnya. Karena diusulkan pada Oktober 2024, diperkirakan buku akan diterima pada April 2025. 

”Kemungkinan enam bulan prosesnya bila tak ada perubahan jadwal dari Perpusnas RI. Nanti bukunya langsung dikirimkan ke perpus desa dan TBM masing-masing,” ujarnya. 

Baca Juga: Hendak Kencan, Remaja di Ngaringan Grobogan Tewas Kena Jebakan Listrik di Sawah, Begini Kronologinya

Dengan program tersebut, harapannya masyarakat desa dapat lebih mudah menjangkau buku-buku bermutu. Dinarpusda, sebagai kepanjangan tangan dari Perpusnas RI pun turut bertanggungjawab untuk menyediakan buku-buku bermutu.

"Program penyaluran buku ini dapat memenuhi kekurangan yang terjadi di perpustakaan desa. Dengan harapan minat membaca masyarakat menjadi semakin meningkat. Tentunya kalau ketersediaan bahan bacaan yang komplet maka mereka akan semakin rajin membaca. Aktivitas literasi semakin meningkat,” tegasnya. (Int)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#grobogan #perpus desa #buku #perpusnas ri