GROBOGAN – Kebakaran hebat melanda dua rumah di Desa Tunggak, Kecamatan Toroh, pada Rabu (9/10) sekitar pukul 07.20 WIB.
Dua rumah milik Suwarto (66) dan Jasmi (56) ludes dilalap api diduga akibat korsleting listrik.
Kebakaran pertama kali terdeteksi oleh tetangga korban yang sedang memindahkan ranjang tembakau.
Ia melihat api sudah membumbung tinggi dari rumah Suwarto dan segera berteriak meminta pertolongan.
Mendengar teriakan tersebut, belasan warga sekitar segera berbondong-bondong menuju lokasi untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil menghentikan api yang semakin membesar, sehingga menjalar ke rumah Jasmi yang terletak berdekatan.
"Api berhasil dipadamkan setelah dua unit pemadam kebakaran tiba sekitar 25 menit setelah kejadian," ungkap Kapolsek Toroh, Iptu Kadir.
Setelah api berhasil dipadamkan, Unit Reskrim Polsek Toroh bersama Tim Inafis Polres Grobogan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hasil olah TKP menunjukkan bahwa rumah yang terbakar memiliki tiang berukuran 14 cm dan dua tiang berukuran 10 cm.
Kedua rumah korban terbuat dari kayu jati dan papan campuran, sementara dapur rumah Jasmi juga berbahan kayu jati.
"Diduga sumber api berasal dari arus pendek atau korsleting listrik di rumah Suwarto. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar 100 juta rupiah," jelas Iptu Kadir.
Kejadian ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Editor : Abdul Rokhim