GROBOGAN - Banjir maupun genangan air yang sebabkan ratusan hektare sawah puso di Kecamatan Brati menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan.
Kepala Bappeda Kabupaten Grobogan, Afi Wildani melalui Kabid Praswilek, Candra Yulian Pasha menyampaikan saat ini telah direncanakan pembangunan Sodetan Satreyan untuk mengatasi hal tersebut.
Dianggarkan dari APBN dengan pagu Rp400 miliar.
"Masih proses lelang, pengumuman pemenangnya nanti (12/6) serta baru penandatanganan kontrak pada (19/6)," ungkap Candra Minggu (9/6).
Terpisah, Sekretaris Dinas PUPR Grobogan Wahyu Tri Darmawanto menyampaikan alur sungai tersebut berkelok-kelok serta melewati area persawahan dengan elevasi yang rendah dan berada di wilayah cekungan.
"Kondisinya saat ini mengalami sedimentasi yang tinggi serta terjadi penyempitan alur sungai," sambungnya.
Dengan kondisi tersebut, maka ketika terjadi aliran air yang besar dari hulu ditambah dengan aliran anak-anak Sungai Grobogan yang masuk seperti Sungai Pucang, Tundungan, Tirem, Tengaran, Sungai Gawe, Karangsari, Mangonan dan Sungai Batang.
Sebabkan sungai tidak mampu menampung aliran air yang masuk, sehingga melimpas ke area persawahan dan permukiman di kiri kanan.
Sungai tersebut membentang dari Kecamatan Grobogan, Brati, dan Klambu serta melewati Kelurahan Grobogan, Desa Temon, Lemahputih, Karangsari, Kronggen, Kandangrejo, Penganten yang bermuara di Sungai Serang.
"Kondisi tersebut diperparah dengan aliran air yang masuk dari hulu membawa lumpur dan sampah sehingga menambah sedimen yang tinggi setiap tahunnya," imbuhnya.
Area persawahan yang tergenang akibat limpasan sungai meliputi, Desa Tirem 78 hektare, Desa Karangsari 315 hektare, Desa Lemahputih 233 hektare, Desa Kronggen 410 hektare, dan Desa Menduran 250 hektare.
"Guna mengurangi waktu perjalanan air yang berkelok-kelok sampai ke Sungai Serang, salah satu upayanya dengan membuatkan sodetan dari Sungai Grobogan ke Sungai Lusi agar sebagian debit Sungai Grobogan ke Sungai Lusi dapat terbagi," jelas Wahyu.
Rencana panjang sodetan sekitar 300 meter. Lokasi sodetan berada di Dusun Karangasem Desa Kronggen Kecamatan Brati.
Hal itu dipilih lantaran menjadi tempat terdekat saat sungai Grobogan paralel dengan Sungai Lusi.
"Detail Engineering Design (DED) sudah selesai dan dilaksanakan oleh BBWS Pemali Juana. Selain itu juga sudah pernah dilakukan pembebasan oleh BBWS terhadap 13 petak sawah, serta pada 2023 telah tuntas dilaksanakan," tandasnya. (fik/him)
Editor : Ali Mustofa