Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jalan Demak- Purwodadi di Putat Grobogan Amblas, Petugas Gercep Tangani Perbaikan, Begini Kondisinya

Fikri Thoharudin • Senin, 13 Mei 2024 | 22:17 WIB
MULAI BONGKAR: Jalan Demak - Purwodadi dibongkar untuk diganti cor yang baru kemarin.
MULAI BONGKAR: Jalan Demak - Purwodadi dibongkar untuk diganti cor yang baru kemarin.

GROBOGAN - Usai amblas dan tak tertangani sekitar tiga bulan, Jalan Demak - Purwodadi atau sebelum garasi bus Zentrum Dusun Penganten, Desa Putat, mulai dibongkar kemarin.

Pengamat perbaikan jalan dan jembatan wilayah Purwodadi, Sugiyono menyampaikan terdapat 18 segmen yang akan dibongkar.

Hal itu dilakukan karena elevasi kanan jalan mengalami penurunan setidaknya 20 sentimeter dari titik median tengah jalan dan membahayakan lalu lintas.

"Ada 10 segmen bagian timur dan delapan segmen bagian barat yang mengalami kemiringan. Secara keseluruhan panjangnya mencapai 108 meter," ungkapnya Minggu (12/5).

Dikarenakan rigid pavement atau jalan beton dengan sistem perkerasan kaku yang terdiri atas lapis pondasi atas dan bawah, maka dilakukan pembongkaran terlebih dahulu.

"Pembongkaran dilakukan menggunakan bor ekskavator," singkatnya.

Sejak dimulai pengerjaan pada Rabu (8/5) dan berdasarkan pengamatan wartawan Jawa Pos Radar Kudus pada Minggu (12/5) sudah dapat 30 meter yang dibongkar.

Para pekerja mulai tampak menjajaki kedalaman tanah keras menggunakan mesin pemancang.

Menurut Sugiyono, dilakukan penanganan khusus dengan cara seperti itu (tiang pancang) agar setelah diperbaiki, jalan tidak ambles lagi.

Teknik pemancangan diketahui dilakukan secara zig-zag dengan kerapatan satu setengah meter.

"Dengan bore pile (pondasi tiang, Red) menyesuaikan kontur tanah. Cor beton bertulang menyambung sisi sebelah kiri jalan," katanya.

Adanya pengerjaan tersebut, lalu lintas sementara dilakukan buka tutup. Karena ruas tersebut termasuk jalan provinsi.

Tidak ada pembatasan untuk melintas. Kendaraan sumbu dua ke atas terpantau masih dapat melintas meskipun perlu antre.

"Ya, lebar jalan secara global hanya tujuh meter. Sehingga pengendara yang melintas harap mengantre," pungkasnya. (fik/zen)

Editor : Ali Mustofa
#lalu lintas #kendaraan #grobogan #perbaikan jalan #amblas #pemancangan