GROBOGAN - Kondisi Jalan Raya Purwodadi-Semarang tepatnya di Kecamatan Gubug, yang mengalami ambrol pada pondasi sisi kanan dan kiri akibat diterjang luapan Sungai Tuntang akhirnya ditinjau langsung Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Kunjungan itu dilakukan secara mendadak dan singkat.
Di mana, Basuki ingin memastikan jika kondisi tersebut bisa tertangani dengan cepat hanya dalam hitungan hari.
”Terkait penanganan banjir di Grobogan dan Demak. Kami langsung mengerahkan sejumlah alat berat untuk menangani tanggul yang jebol. InsyaAllah dalam 2-3 hari, tanggul jebol sudah dapat ditutup. Untuk mengurangi genangan, kami juga mengerahkan sejumlah pompa,” ungkapnya.
Menurutnya, kunjungan ke Gubug untuk memastikan kondisi badan jalan yang runtuh.
”Di Gubug itu hanya menggerus badan jalannya runtuh. Saya kira satu sampai dua hari bisa selesai itu. Kalau untuk pondasi jalan," ujarnya.
"(Red, saat ini) Sudah dibikin parapet (dinding pembatas/barrier) setinggi tanggul. Karena yang menyebabkan air itu parapet jalannya lebih rendah dari tanggul,” imbuhnya.
Dalam penanganan tanggul yang jebol. Pihaknya pada April nanti akan mulai melakukan normalisasi di sejumlah titik.
Sedangkan hingg kini, Kemenpupr telah mengerahkan sejumlah alat berat untuk menangani jebolan tanggul Di Desa Kemiri Kecamatan Gubug.
Kemenpupr telah mengerahkan empat eskavator, dua dozer, pompa 3000 geobag, 250 pancang bambu, 30 pancang glugu, pengisian geobag dan pembautan alur limpasan sungai.
Sedangkan penanganan banjir dan ambrolnya pondasi di jembatan Jalan Raya Gubug.
Pihaknya telah mengerahkan dua eksavator, pompa alkon, 1000 geobag, pengisian geobag, 400 pancang bambu dan 125 sesek bambu. (int)
Editor : Ali Mustofa