GROBOGAN – Sebanyak 52 desa mendapatkan tambahan Dana Desa (DD) di akhir tahun.
Ini sebagai reward, lantaran tertibnya penyaluran dan laporan DD termin awal.
Sebanyak 44 desa di antaranya telah tersalurkan.
Kepala Dispermades Grobogan Achmad Haryono melalui Penggerak Swadaya Masyarakat Sih Maryati mengungkapkan, pemberian reward tersebut tidak untuk semua desa.
Dari 273 desa, hanya 19 persen desa yang mendapatkan penambahan suntikan DD.
“Karena aturannya, kabupaten yang memiliki jumlah desa di atas 249 desa, 19 persen desa mendapatkan reward DD dari jumlah yang ada," jelas Sih Maryati.
"Maka dari 273 desa se-kabupaten terpilihlah 52 desa terbaik,” ungkapnya.
Puluhan desa itu mendapatkannya, seiring dengan tertibnya pelaksanaan program penyaluran DD.
Baik dana desa selama tahap 1, 2, dan 3.
Dengan melakukan penyerapan, penggunaan dan pelaporan paling cepat.
Desa tersebut di antaranya, Klitikan Kecamatan Kedungjati, Nampu Kecamatan Karangrayung.
Kemudian Desa Watupawon Kecamatan Penawangan, Rambat Kecamatan Geyer dan puluhan desa lainnya.
Mereka masing-masing mendapatkan kucuran Rp 139.642.000.
Dengan total nominal tambahan Rp 7.261.384.000.
Untuk proses pencairan, saat ini 44 desa sudah tersalurkan dengan masuk ke rekening desa.
Sedangkan delapan desa baru tersalurkan pada pekan ini.
Dia mengatakan, penggunaan tambahan DD tersebut dapat digunakan untuk mendanai kegiatan sesuai prioritas desa.
Selain itu, juga untuk penanganan bencana alam dan non alam.
Termasuk penanganan bencana El Nino seperti krisis air bersih, kekeringan, penurunan produktivitas pertanian hingga wabah penyakit. (int/mal)
Editor : Ali Mustofa