Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Terekam CCTV Oknum Polisi di Tawangharjo Grobogan Aniaya Warga, Begini Kronologinya

Sirojul Munir • Senin, 18 September 2023 | 22:18 WIB

SCREENSHOT CCTV: Oknum Polisi A memukul korban dengan alat saat berada di bengkel di Desa Kemaduhbatur, Kecamatan Tawangharjo.
SCREENSHOT CCTV: Oknum Polisi A memukul korban dengan alat saat berada di bengkel di Desa Kemaduhbatur, Kecamatan Tawangharjo.


GROBOGAN – Warga Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo menjadi korban penganiayaan oknum polisi Bhabinkamtibmas A di desa setempat baru-baru ini.

Korban Riko Tri Santosa (20) dan Ferdi (16) warga setempat yang juga menjadi siswa SMK Gajah Mada Purwodadi.

Baca Juga: Terulang Lagi, Empat Rumah Warga di Grobogan Ludes Dilalap Si Jago Merah, ini Penyebabnya

Kasus penganiayaan ini, beredar video dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Bhabinkamtibmas berinisial A terhadap warga Kemadohbatur saat bekerja di bengkel.

Dalam rekaman CCTV itu, pelaku mencekik dan memukul dua orang yang berada di bengkel di Dusun Sri Kuning, Desa Kemadohbatur Kecamatan Tawangharjo Grobogan.

Baca Juga: Ngeri! Detik-Detik Pengendara Asal Blora Tabrak Konter di Ngaringan Grobogan, Begini Kronologinya

Akibat kejadian tersebut, satu korban mengalami sakit tenggorokan sementara satu korban lainnya mengalami sakit di bagian telinga.

Riko Tri Santosa korban penganiayaan mengatakan, kejadian berawal saat sebuah sepeda motor melintas di depan bengkel dan menggeber motor.

Setelah mendengar suara geber, pelaku A mendatangi bengkel dan langsung mencekik pemuda bernama Ferdy.

Kemudian memaksa Riko untuk berjongkok dan menempelkan telinga di knalpot, kemudian A menggeber geber motor. Pertama yang melakukan geber motor orang lewat.

Baca Juga: SOSOK Dessy Anggara Listy, Konten Kreator Sekaligus Ibu Muda asal Toroh Grobogan yang Raup Cuan dari Rumah

”Kejadian ini berawal ada orang geber motor orang lewat. Saat pas pelaku mendatangi bengkel saya sedang setting motor,” kata dia.

Selain itu, pelaku juga melakukan pemukulan berkali-kali.

Sehingga korban mengalami bengkak di bagian kepala.

Baca Juga: SOSOK Dessy Anggara Listy, Konten Kreator Sekaligus Ibu Muda asal Toroh Grobogan yang Raup Cuan dari Rumah

Setelah mendapatkan perlakuan tersebut, korban kemudian memeriksakan dirinya ke RSUD R Soedjati Purwodadi.

Dari kejadian itu, kakak korban, Dwi Amin tidak menerima atas sikap dari oknum Polisi itu.

Selanjutnya meminta tindakan yang dilakukan oknum tersebut diproses sesuai undang-undang yang berlaku.

”Kami dari keluarga tidak rela dengan perlakuan yang dilakukan oknum polisi tersebut. Tak hanya itu masyarakat sini sudah bosan tingkahnya,” terang dia.

Baca Juga: TERUNGKAP! Rekam Jejak Dokter Gadungan Susanto di Grobogan : Pernah Jadi Direktur RS hingga Kepala UTD PMI

Sementara itu, Kepala Desa Kemodohbatur Ignatius Adi Winarno mengatakan, kejadian tersebut terjadi Sabtu, (16/9) pukul 16.21 WIB.

Saat ini, kedua korban masih mengaku sakit, karena perbuatan pelaku.

”Untuk tuntutan kita mengikuti kemauan keluarga korban,” tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Tawangharjo AKP Umbarwati saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus melalui pesan singkat whatsapp sambungan telepon belum ada jawaban.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Propam Polres Grobogan. (mun/khim)

 

Editor : Abdul Rokhim
#oknum polisi #Tawangharjo #grobogan #aniaya #cctv #bhabinkamtibmas