GROBOGAN – Muhammad Tri Hartono, 21 warga Pleburan, Karawaci, Tangerang menjadi korban aplikasi Google Maps, Rabu (13/9) malam.
Dia tersesat ketika mengikuti aplikasi tersebut saat berada di tengah hutan Kramat di Dusun Kramat, Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo.
Kapolsek Tanggungharjo Polres Grobogan AKP Winarno mengungkapkan, peristiwa tersebut berawal saat pria asal Tangerang tersebut berangkat dari Kabupaten Sragen hendak menuju rumah seorang temannya yang berada di Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan.
Baca Juga: TERUNGKAP! Susanto Dokter Gadungan di RS PHC Surabaya Pernah Praktik di Grobogan, Ini Lokasi Praktiknya
Korban berangkat dengan mengendarai sepeda motor matic warna merah dengan mengikuti Google Maps.
Dari arah Sragen, korban melalui jalur Sumberlawang kemudian menuju Gemolong. Kemudian melintasi Wonosegoro hingga sampai Kedungjati Kabupaten Grobogan.
Sesampainya di Kedungjati, Muhammad Tri Hartono masih mengikuti Google Maps tersebut hingga masuk ke dalam hutan.
”Menyadari dirinya telah tersesat, kemudian korban menghubungi temannya yang bernama Rendi Julian,” kata AKP Winarno.
Baca Juga: TERUNGKAP! Rekam Jejak Dokter Gadungan Susanto di Grobogan : Pernah Jadi Direktur RS hingga Kepala UTD PMI
Rendi Julian kemudian meminta korban untuk mengirimkan lokasi terkini melalui WhatsApp.
Dan setelah di cek, ternyata korban berada di area hutan yang berada di Desa Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan.
Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan Rendi Julian ke Polsek Tanggungharjo.
”Petugas dari Polsek Tanggungharjo Polres Grobogan dibantu dengan warga setempat melakukan pencarian terhadap korban yang tersesat di hutan Kramat,” terang dia.
Baca Juga: Kandang Ayam di Tanjungharjo Grobogan Ludes Terbakar, Puluhan Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang, Ini Kejadiannya
Akhirnya, korban berhasil ditemukan oleh petugas kepolisian dari Polsek Tanggungharjo Polres Grobogan di dalam hutan turut RPH Sugihmanik Petak 173 A, Dusun Kramat Desa Sugihmanik Tanggungharjo Kabupaten Grobogan dalam kondisi sepeda motornya telah kehabisan Bahan Bakar Mesin (BBM).
Kejadian serupa pernah terjadi dialami Norma Virdinia, 22 yang melakukan perjalanan dari Boyolali hendak ke Mranggen, Demak tersesat di hutan yang sama, Kamis (17/3) malam. (mun/khim)
Editor : Abdul Rokhim