GROBOGAN – Kebakaran kembali terjadi Kabupaten Grobogan. Pabrik pembuatan pigura milik PT Belgindo di Desa Mangunsari, Kecamatan Tegowanu terbakar pada Sabtu (12/8).
Kebakaran pabrik milik tjo Foei, 51 warga Gayamsari, Semarang terjadi pada pukul 16.40 WIB. Peristiwa itu pertama kali diketahui Suharjo, 30 sebagai mandor lapangan pabrik dan Riski, 27 yang juga sebagai mandor.
Kejadian berawal dari Suharjo dan Riski bekerja di gedung Departemen produksi atau Gedung penyemptotan yang berada di sebelah barat gedung penyemprotan.
Ketika itu, Suharjo mendengar suara letusan. Setelah mendengar suara letusan tersebut keluar gedung dan melihat pada cerobong mesin nomer tiga pada gedung apartemen spray telah terbakar.
”Api kemudian menjalar pada empat cerobong lainnya. Karyawan yang sedang bekerja berlari berhamburan keluar pabrik untuk menyelamatkan diri dan memadamkan api dengan alat seadanya,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Grobogan Nurwanta.
Pemadaman api juga dibantu oleh tim pemadam kebakaran. Yaitu dari Damkar Kecamatan Gubug dan Damkar Kecamatan Karangawen serta Damkar dari Kecamatan Godong.
Ada tiga mobil Damkar membantu pemadaman api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB api setelah membakar lima cerobong.
”Hasil dari pemeriksaan Polsek Tegowanu dan tean Inafis Polres Grobogan kebakaran tersebut murni akibat mesin blowernya terlalu panas sehingga mengakibatkan korsleting dan tidak ada sabotase dari pihak manapun,” ujarnya. (mun)
Editor : Ali Mustofa