GROBOGAN – Ribuan warga Kabupaten Grobogan dan sekitarnya meramaikan tahun baru Islam 1445 Hijriyah di Alun-alun Purwodadi pada Selasa (20/7) malam.
Acara pengajian dalam rangka ulang tahun ke-12 Gandrung Nabi dan De’Master ke-17 tersebut, menghadirkan penceramah kondang Miftah Maulana Habiburrahman yang akrab disapa Gus Miftah.
Bahkan, penceramah kelahiran Lampung itu memberikan uang 200 USD kepada jemaah yang mau bertanya dan berinteraksi dengannya.
Acara itu sendiri dihadiri langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni, Wakil Bupati Bambang Pudjiyanto, forkopimda, kepala organisasi pimpinan daerah (OPD) se-Kabupaten Grobogan, para habaib, kiai, dan ulama Grobogan.
Baca Juga: Ngeri! Warga Godong Grobogan Tewas usai Tertemper Kereta, Begini Kronologinya
Pada kesempatan itu, Gus Miftah mengisi ceramah dengan ciri khasnya yang ceplas-ceplos serta gaya nyentrik, membuat jamaah tidak merasa bosan.
Bahkan, Gus Miftah mengajak Bupati Grobogan Sri Sumarni bilang ”Cuak”. Kata yang sering dipakai dalam pengajian interaksi dengan aduiens. ”Ibu Bupati berani menyuarakan kata ’cuak’,” kata Gus Miftah kepada bupati.
Kemudian sambil menyodorkan mikrofon, terus disahut bupati dengan kata ”Cuak”.
Selain itu, dalam acara tersebut Gus Miftah juga nyawer para jemaah yang mau bertanya terhadapnya. Yakni memberikan uang 200 USD.
Baca Juga: Ini Dia Isi Chat Oknum Camat di Pati Diduga Selingkuh dengan Bawahan yang Dilaporkan Sang Anak ke Bupati
Sontak para penonton berebut satu dengan yang lain.
Dalam kesempatan itu, Gus Miftah mengajak audiens untuk membaca selawat.
Dipimpin Gus Jaman, ketua Gandrung Nabi yang melantunkan ”Selawat Alamate Anak Soleh”.
Kemudian meminta penonton menyalakan lampu flash handphone.
Baca Juga: Gadaikan Mobil Sewaan, Pria asal Grobogan Ini Dibekuk Polsek Tunjungan Blora
Melalui pengajian ini, Bupati Sri Sumarni berpesan, sesama umat muslim maupun dengan penganut agama lain harus rukun, sehingga tercipta hubungan dan kondisi yang kondusif, damai, dan tenteram.
”Kita semua berdoa semoga di tahun 1445 Hijriyah menjadi pribadi yang lebih baik, daerah kita dijauhkan dari segala mara bahaya, dilancarkan rezekinya, serta masyarakatnya damai dan sejahtera,” ujarnya.
Bupati juga meminta doa restu, dukungan, dan kerja samanya para kiai, habaib, gus-gus, sesepuh, forkopimda, dan masyarakat untuk bersama-sama, gotong royong, dan nyengkuyung bareng mbagun Grobogan. (mun/lin)
Editor : Abdul Rokhim