Baca Juga : Soal Pembayaran Tunggakan Uang Lembur Karyawan PT Sai Apparel Grobogan, Dinas: Kami Beri Waktu Dua Pekan
Mala juga mengaku hingga kini belum menerima tanda-tanda perpanjangan kontrak dari manajemen PT Sai Apparel Industries. “Kontrak saya tinggal 2 hari dan manajemen belum tanda tangan,” katanya pada Senin (6/2).
Belakangan diketahui, ia bersama Erma Oktaviani lantang bersuara memperjuangkan hak-hak buruh di perusahaan tersebut. Terutama mengenai hak-hak pekerja seperti uang lembur, jam kerja, fasilitas parkir hingga soal kebebasan berserikat.
Sementara itu, General Manajer PT Sai Apparel Industries Chanchal Gupta mengklaim pihaknya telah membayar uang lembur bulan Januari pada Selasa (7/2). Sementara, untuk bulan-bulan sebelumnya masih dikalkuklasikan.
“Sudah mulai kami bayar. Yang Januari sudah beres. Yang lain kami cek,” imbuhnya.
Teruntuk uang lembur yang belum terbayar pada Desember, kata Chanchal, nantinya akan dibayarkan pada minggu ini. Sebab, sebelum memastikan pembayaran, perusahaan perlu mengecek secara detail agar tidak lagi ada kekeliruan.
Baca Juga : Soal Kontrak Buruh yang Tak Kunjung Diperpanjang, Begini Tanggapan Pihak PT Sai Apparel Grobogan
“Kami bayar secara bertahap. Sebenarnya bukan salah. Tapi kami cek ulang,” paparnya.
Meski demikian, terkait kalkulasi yang sudah dibayarkan pada Januari pihaknya mengaku enggan menyebut jumlah nominalnya. Begitupula dengan besaran lembur-lembur yang hingga kini masih dihitung.
Sementara terkait beredarnya kabar karyawan yang tidak diperpanjang kontrak lantaran vokal menyampaikan aspirasi, menurutnya, hal itu ada kesalahpahaman. Sebab, baginya karyawan yang sudah lama bekerja menjadi aset dan barang tentu diprioritaskan oleh pihak perusahaan.
“Karyawan ini aset bagi kami. Yang sudah kerja berbulan-bulan dan mengajari karyawan lain, tentu kami jamin. Yang katanya kontrak tinggal dua hari itu sebenarnya berakhir Maret,” tuturnya. (tos/khim) Editor : Abdul Rokhim