Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pecinta Sepeda Tua Ngontel Keliling Kota Purwodadi Bareng Extra Joss

Ali Mustofa • Senin, 28 Maret 2022 | 16:51 WIB
DILEPAS: Rombongan sepeda ontel onta diberangkatkan dalam rangka hari jadi Grobogan ke 296 yang didukung oleh Extra Joss di taman kuliner Simpang Lima Purwodadi, Minggu (27/3) kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
DILEPAS: Rombongan sepeda ontel onta diberangkatkan dalam rangka hari jadi Grobogan ke 296 yang didukung oleh Extra Joss di taman kuliner Simpang Lima Purwodadi, Minggu (27/3) kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
GROBOGAN – Puluhan pecinta sepeda tua atau dikenal sepeda onta di Kabupaten Grobogan mengikuti acara ngontel bareng di Taman Kuliner Simpang Lima Purwodadi bersama Extra Joss, Minggu (27/3). Ngontel bareng tersebut diikuti semua kalangan usia tua muda dengan berkeliling Kota Purwodadi.

Rute dimulai dari Taman Kuliner Simpang Lima Purwodadi dengan melewati Jalan R Soeprapto Purwodadi, Jalan S Parman, Jala Jendral Sudirman, Jalan Bhayangkara, Jalan KS Tubun, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dokter Utomo dan kembali ke taman kuliner Simpang Lima Purwodadi. Acara tersebut terlihat meriah. Dimana setiap sepeda dihias dengan berbagai hiasan aksesoris. Begitu juga dengan pengontel sepeda juga memakai pakaian jadul.

Tidak ketinggalan, sepeda yang digunakan juga jadul. Dimana sepeda yang dimiliki sudah berusia ratusan tahun. Mulai dari tahun pembuatan 1895 sampai 1900 juga ada. Fisik dari sepeda tersebut juga masih orisinil.

Ketua Panggung Berclas Purwodadi Abi Manyu mengatakan, ngontel bareng sepeda tua juga ada penilaian untuk lomba. Yaitu sepeda tertua yang masih orisinil dan kategori kostum jadul jaman dulu masa perjuangan.

”Peserta lomba sepeda tua ada 50 sepeda. Yang ikuti ngontel bareng ada 85 nan peserta,” kata Abi Manyu.

Dikatakan, ngontel bareng sepeda tua ini bertujuan untuk nguri-uri budaya jawa. Selain itu, juga memeriahkan hari jadi Grobogan ke-296. Bagi peserta yang memiliki sepeda antik, panitia memberikan hadiah juara satu, dua dan tiga. Selanjutnya harapan satu, dua dan tiga. Sedangkan untuk sepeda jaman dulu dan kostum tebaik mendapatkan juara satu, dua dan tiga.

”Dari acara ini, kami berharap warga masyarakat bisa nguri-nguri budaya masa berjuang dengan bersepeda tua onta. Ini sekaligus mengenang jasa pahlawan dan mendoakanya serta memeriahkan hari jadi Grobogan,” terang dia. (mun) Editor : Ali Mustofa
#grobogan #ngontel bareng #extra joss #pecinta sepeda tua #nguri-uri budaya jawa