Dua siswi MI An-Nashriyah Rembang Qorry Aina Ashilla dan Aqila Nur Fadlila harumkan dunia madrasah.
Mereka berprestasi dalam Olimpiade Orbit Ainun Habibie tingkat nasional.
WISNU AJI, Rembang, Radar Kudus
Wajah ceria ditunjukan Qorry Aina Ashilla dan Aqila Nur Fadlila.
Dua siswi dari MI An Nashriyah Rembang ditetapkan sebagai juara I dan juara 2 dalam ajang Olimpiade Orbit Ainun Habibie tingkat nasional.
Kabar ini diketahui usai kejuaraan diumumkan pada 12 Maret 2025.
Ashilla berhasil merebut juara 1 lomba Mapel IPS, sementara Aqila berhasil meraih juara 2 Mapel IPS tingkat nasional.
Capaian ini tidak instan diperoleh. Ini tidak lepas perjuangan panjang dan penuh dedikasi akhirnya membuahkan hasil gemilang.
Keduanya sudah melewati berbagai tahapan seleksi dan pembinaan yang ketat.
Hal itu diakui langsung pembimbing siswa, bernama Siti Maryati.
Prestasi yang dicapai anak didiknya bermula informasi tentang Olimpiade Orbit Ainun Habibie. Info diperoleh melalui media sosial Instagram pada Desember 2024.
Melihat peluang ini, pihak madrasah bergerak cepat menyeleksi siswa yang berpotensi untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Seleksi internal dilakukan untuk memilih siswa terbaik yang akan mewakili MI An Nashriyah.
“Dari proses ini, terpilih tiga siswa untuk kategori IPA Matematika dan tiga siswa untuk kategori IPS Matematika,” kata Siti Maryati.
Setelah terpilih, mereka menjalani pembinaan intensif yang dilakukan setiap hari setelah jam pelajaran berakhir.
”Para guru pembimbing berperan aktif dalam memberikan latihan soal, strategi pemecahan masalah, serta motivasi agar siswa siap menghadapi persaingan tingkat tinggi,” imbuhnya.
Olimpiade Olimpiade Orbit Ainun Habibie ini sudah diumumkan sejak Desember 2024.
Kemudian pada tanggal 11-12 Februari 2025, diadakan seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah, dan final nasional pada 18-19 Februari 2025.
Pintu kesuksesan sudah tampak pada lomba tingkat provinsi. Lima dari enam siswa MI An Nashriyah berhasil lolos ke tingkat nasional sebagai wakil dari Provinsi Jawa Tengah.
Mereka pun mengikuti lomba tingkat nasional yang digelar secara zoom.
Pesaing ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Dan tidak menyangka, Shilla dan Aqila berhasil memboyong juara 1 dan 2.
”Saya sama sekali tidak menduga kalau meraih juara. Sampai pada pengumuman juara 3, tidak disebutkan nama-nama kami. Kami pun tidak berharap mendapatkan juara. Tapi ternyata panitia malah mengumumkan kami sebagai juara 1 dan 2,” ungkap Ashilla ditemani Aqila dengan mata berkaca-kaca.
Pencapaian ini disambut dengan penuh kebanggaan oleh seluruh keluarga besar MI An-Nashriyah.
Kepala sekolah apresiasi atas kerja keras para siswa dan guru pembimbing.
"Kami sangat bangga dengan prestasi ini. Ini adalah hasil dari dedikasi dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan dari orang tua. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya," ujar Kepala MI An-Nashriyyah, Zainul Muttaqin penuh haru.
Ia menekankan, walaupun swasta, MI An-Nashriyah siap bekerja keras dan pantang menyerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
“Ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi di masa depan,” ucapnya.
Kepala Kankemenag Kabupaten Rembang Moh. Mukson mengucapkan selamat atas prestasi MI An-Nashriyyah.
Menurutnya, kemajuan madrasah bergantung pada cita-cita dan mimpi dan semangat untuk mewujudkannya.
“MI An-Nashriyyah sudah memiliki itu. Saya harap akan dilakukan juga oleh madrasah lainnya. Mari bersama-sama bersaing dan berlomba-lomba meraih prestasi,” kata Kakankemenag. (*/him)
Editor : Ali Mustofa