Tamu yang datang di pesta pernikahan adalah tamu yang sebelumnya memang sudah direncanakan melalui undangan.
Namun kisah seorang anak muda yang jadi tamu tidak diundang di acara pernikahan yang satu ini cukup sukses mencuri perhatian di media sosial, aksi yang dilakukannya tersebut membuat banyak netizen merasa terenyuh.
Anak muda tersebut mengaku bahwa dirinya adalah anak perantauan dan memutuskan untuk hadir di sebuah pernikahan orang yang tak dikenalnya untuk meminta sedikit makanan. Informasi tentang ini muncul melalui unggahan X yang dibagikan oleh akun @jogmfs.
Diceritakan bahwa anak muda yang merantau atau anak kos tersebut setelah meminta makanan di pernikahan orang tak dikenal, bukannya meninggalkan amplop yang berisi uang, namun malah meninggalkan amplop yang berisi secarik surat yang bertuliskan identitas diri serta permintaan maafnya.
Dengan kerendahan hatinya, seorang anak kos yang tak diketahui namanya tersebut memohon agar mengikhlaskan makanan yang ia makan pada saat di pesta pernikahan.
Adapun sisi surat dari anak kos tersebut adalah sebagai berikut.
“Nama saya… saya perantau dari desa. Saya tinggal ngekos. Saya tulang punggung keluarga. Keuangan saya sedang menipis. Saya harus berhemat agar keluarga saya di kampung bisa makan dan hidup layak. Saya mohon izin ikut makan di resepsi kalian. Maaf saya hanya bisa mendoakan kalian. Semoga kalian menjadi pasangan yang sakinah mawadah warahmah. Dilancarkan rezekinya. Mohon ikhlaskan makanan yang telah saya makan. Terima kasih.”
Keputusan untuk tidak memberikan amplop yang berisi uang melainkan memberi doa yang terbaik bukanlah tanpa alasan.
Sebab anak kos tersebut sudah menjelaskan bahwa keuangannya sedang menipis sehingga menjadikannya kesulitan untuk membeli makanan.
Dan juga ditambah ia juga harus berhemat supaya keluarganya di kampung bisa tetap makan dan hidup dengan layak, karena ia juga merupakan tulang punggung keluarga. Pada surat tersebut juga tertera nomor whatsapp dan juga akun instagram si penulis surat.
Hal yang membuat orang terheran-heran dan terenyuh hatinya adalah tentang ketulusan anak muda tersebut yang dengan jujur mengaku menjadi tamu yang tidak diundang di dalam pernikahan tersebut.
Ketika ditanya, anak tersebut menjelaskan bahwa kejujurannya itu bertujuan supaya makanan yang dikonsumsinya bisa dianggap halal apabila pemilik hajat pernikahan tersebut sudah ikhlas memberikannya makan gratis.
Amplopnya tersebut akhirnya diterima oleh pasangan pengantin di pernikahan tersebut. Dan dengan penuh rasa heran, pemilik acara pernikahan mengirimkan pesan langsung di Instagram kepada anak muda yang meninggalkan surat di acara pernikahan tadi.
Di pesan tersebut, orang tua dari salah seorang pengantin mencoba untuk mengkonfirmasi kembali apakah benar orang itu yang numpang makan di pernikahan anaknya. Anak muda tersebut pun menjawab itu benar.
Ia juga ditanyai berasal dari daerah mana, kemudian anak tersebut menjawab bahwa ia berasal dari Ciamis.
Anak tersebut juga kembali menjelaskan alasannya menulis surat, yaitu agar makanan yang dimakannya tersebut menjadi halal, jika yang punya hajat juga ikhlas. Akhirnya ia senang karena pemilik hajat pernikahan telah mengikhlaskan makanan tersebut.
Pernyataan yang jujur dan juga lugas dari si anak muda itu membuat si pemilik acara pernikahan terkesan.
Keputusan anak muda tersebut untuk berterus terang tentang kehadirannya di dalam pernikahan tersebut hanya untuk menjadikan makanan yang ia makan halal, mendapatkan pemahaman dan penghormatan dari tuan rumah. (sal)
Editor : Kholid Hazmi