Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Sosok Chuplis, Kolektor Barang Antik asal Blora yang Miliki Dua Ribu Koleksi

Eko Santoso • Kamis, 19 Oktober 2023 | 17:04 WIB
UNIK: Chuplis menunjukkan salah satu barang koleksinya di kediaman rumahnya belum lama ini.
UNIK: Chuplis menunjukkan salah satu barang koleksinya di kediaman rumahnya belum lama ini.

BLORA - Chuplis, pemuda asal Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Blora ini memiliki hobi yang unik.

Yakni mengoleksi barang-barang antik yang telah berusia puluhan tahun.

Diketahui, koleksinya telah mencapai ribuan.

Baca Juga: SOSOK Ayu Kiranda Selebgram Cantik asal Grobogan yang Miliki Belasan Ribu Followers

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi rumahnya, rumah Chuplis bak museum lengkap dengan koleksinya.

Barang-barang antik berjajar memenuhi tiap sudut ruangan rumah.

Selain diletakkan di atas meja, juga bederet di setiap almari yang ada. Nyaris memenuhi isi rumah.

Baca Juga: Rumah Bak Museum, Warga Ngawen Blora Ini Miliki Ribuan Barang Antik dari Zaman Kolonial, Anda Berminat?

Mulai dari barang-barang dari kayu seperti lesung, hingga yang terbuat dari kuningan. Hingga barang-barang tinggalan masa kolonial.

Seperti bifet, sketsel, hingga perabotan rumah tangga lain.

Baca Juga: Dekengan Pusat! Bupati Blora Sowan ke Rumah Gus Iqdam, Begini Kata Gus Iqdam!

Diketahui, Chuplis sejak SMA memang hobi mencari barang-barang elektronik antik.

Kebiasaannya itu sama uniknya dengan namanya.

Dulu ia memulai hobinya itu lantaran bertujuan untuk dijadikan pajangan di kamar. Agar terlihat klasik. Namun kemudian terus berlanjut.

Baca Juga: Kelanjutan Kasus Petani di Blora Tiba-tiba Punya Utang Bank, Begini Pengakuan PT Agritama Prima Mandiri

"Saat lulus sekolah itu, langsung kerja. Dan kemudian saya berlanjut dengan senang beli motor klasik. Seperti vespa dan suzuki FR," katanya.

Bahkan sampai sekarang pun ia tak pernah membeli kendaraan bermotor baru dari dealer. Hobinya itu didukung dengan kebiasaannya yang suka touring.

Baca Juga: Kejaksaan Tetapkan Mantan Ketua DPRD Blora Jadi Tersangka, Ini Kasusnya!

Dari saling silaturahmi ke teman-temannya itu ia menemukan ada koleksi-koleksi dan pajangan barak unik dan lawas milik temannya itu.

"Akhirnya saya mulai terpancing beli dan mencari untuk saya display di rumah," tuturnya.

Baca Juga: Unik! Warga Ngawen Blora Ini Koleksi Ribuan Barang Antik, Ada Barang Sejak Zaman Kolonial

Awalnya ia memang niat hanya mengoleksi. Tetapi empat tahun belakangan, ia mulai berpikir ulang. Lantaran banyak teman yang menawar. Sehingga berpikir juga soal profit.

"Ya akhirnya beberapa teman-teman minat saya jual. Ternyata lumayan. Lagian saya sudah banyak juga relasi dan jaringan di luar. Jadi kalau mau cari lagi gampang," imbuhnya.

Baca Juga: PT Agritama Prima Mandiri Angkat Bicara Terkait Tudingan Penipuan Terhadap Petani di Jepangrejo Blora

Sejauh ini barang-barang antik yang dimiliki dan dijual berasal dari beragam jenis.

Jenis barang kuningan ada bokor dan setrika. Kemudian dari elektronik ada TV dan radio jaman dulu. Barang-barang tinggalan kolonial. Hingga mainan jadul. Serta lukisan dan jam dinding jaman kolonial pula ada.

"Full yang ada di galeri perkiraan dua ribu barang. Campuran dari berbagai macam jenis," katanya.

Baca Juga: Walah… Ini Dia Tampang Kakek yang Setubuhi Pelajar Difabel hingga Hamil Tujuh Bulan di Blora, Anda Kenal?

Menurutnya ia bisa mendapatkan barang-barang itu dengan beragam cara.

Mulai dari hunting ke rumah-rumah tua, beli secara online, hingga kerja sama dengan sesama kolektor.

"Sejauh ini dapat harga terendah Rp 100 ribu. Kalau tertinggi Rp 11 juta," tambahnya.

Baca Juga: Unik! Warga Ngawen Blora Ini Koleksi Ribuan Barang Antik, Ada Barang Sejak Zaman Kolonial

Ia menyebut hobinya itu mengasyikkan. Lantaran juga bernilai profit sembari bisa touring sana sini.

Tetapi belakangan barang-barang yang dicari sudah mulai langka.

"Sejauh ini yang paling istimewa radio mas. Karena radio menurut saya adalah alat komunikasi sejak sebelum merdeka. Sebelum ditemukan telepon dan saluran lainnya, radio adalah barang berharga. Dan bahkan sampai sekarang masih eksis," paparnya. (tos/zen)

Editor : Ali Mustofa
#klasik #barang antik #blora #kolektor