Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Prilly Latuconsina Akting Tak Seperti Biasanya, Di Film Holy Crowd Jadi Pocong

Anita Fitriani • Kamis, 7 Mei 2026 | 21:21 WIB
Prilly Latuconsina akting tak seperti biasanya dengan perannya sebagai pocong (Foto: Tangkapan layar reels Instagram @prillylatuconsina96)
Prilly Latuconsina akting tak seperti biasanya dengan perannya sebagai pocong (Foto: Tangkapan layar reels Instagram @prillylatuconsina96)

 

 

 

 

RADAR KUDUS — Prilly Latuconsina tampil curi perhatian dengan peran tidak biasa sebagai pocong dalam film pendek bertajuk Holy Crowd, yang rencananya akan diputar perdana di Festival Film Cannes Critics' Week 2026.

Film arahan sutradara Reza Fahriyansyah dan Ananth Subramaniam ini menampilkan Prilly sebagai Ratna, sosok yang bangkit dari kematian saat prosesi pemakamannya sendiri, yang mengisahkan isu relasi sosial yang lekat dengan keseharian.

Prilly mendapatkan peran ini setelah ia meminta kesempatan kepada produser Yulia Evina Bhara, meskipun awalnya tidak menduga akan memerankan pocong.

Baca Juga: Ingin Jadi Contoh Baik untuk Anak, Nikita Willy Cerita Keputusan Berhijab

Pengalaman selama syuting menjadi kenangan terindahnya, utamanya ketika mengenakan kain kafan sungguhan yang menutupi lubang hidungnya, membuatnya merasa sesak dan kerap dilanda kecemasan.

"Amit-amit jabang bayi, belum belum belum Ya Allah belum," ujar Prilly di unggahan reels Instagram nya saat dalam konferensi pers. 

Prilly mengakui ketidaknyamanan fisik dan mental selama proses fitting kostum, yang menyebabkan jantung berdebar kencang hingga migrain, namun justru membuat peran ini melekat kuat dalam ingatannya.

Baca Juga: Rumah Anisa Rahma Terbakar, Lilin Diduga Jadi Pemicu

Film ini merupakan salah satu dari empat karya sineas Indonesia yang terpilih untuk La Semaine de la Critique di Cannes, menandai langkah berani Prilly dalam mendalami seni peran.

Proses pembuatan film Holy Crowd menuntut Prilly untuk keluar dari kebiasaan lamanya, di mana kain kafan yang otentik semakin memperkuat realisme dalam adegan.

Walaupun awalnya terlihat menggelitik saat membaca naskah, Prilly merasa terenyuh oleh kedalaman karakter Ratna yang merefleksikan isu relasi sosial sehari-hari.

Baca Juga: Kesha Ratuliu Sebel Netizen Bandingkan Pernikahan Syifa Hadju dan Alyssa Daguise

Melalui Holy Crowd, Prilly Latuconsina tidak hanya menunjukkan dedikasi sebagai seorang aktris, tetapi juga kemampuannya menyampaikan pesan sosial lewat peran seperti pocong. 

Penayangan di Cannes 2026 diharapkan mampu membuka lebih lebar peluang bagi karya sineas Indonesia di kancah internasional.

Peran ini menjadi pengingat bahwa batasan seni peran dapat terus digeser demi menyentuh isu-isu yang relevan. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#Festival Film Cannes Critics' Week 2026 #film pendek holy crowd #prilly latuconsina #berita selebriti