Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Isyana Sarasvati Warnai Soundtrack Film Animasi Garuda di Dadaku yang Tayang Juni 2026

Anita Fitriani • Rabu, 8 April 2026 | 00:00 WIB
Film Garuda di Dadaku (Foto: Instagram @garudadidadaku.film)
Film Garuda di Dadaku (Foto: Instagram @garudadidadaku.film)

 

 

 

RADAR KUDUS — Film animasi keluarga Garuda di Dadaku resmi mengumumkan jadwal tayangnya yang jatuh pada 11 Juni 2026 di bioskop‑bioskop di Indonesia, melanjutkan waralaba yang sudah ada sejak film live‑action yang dirilis pada tahun 2009 dan sekuelnya di tahun 2011.

Kini, film yang hadir dalam format animasi 3D ini tidak hanya unggul dalam aspek visual dan narasi, tetapi juga menyelipkan elemen musikal yang kuat dengan kehadiran Isyana Sarasvati sebagai pengisi lagu pada soundtracknya.

Film Garuda di Dadaku ingin menggabungkan semangat sepak bola, imajinasi anak muda, dan keindahan musik yang dapat membangkitkan rasa nasionalisme.

Isyana Sarasvati, sebuah grup musik yang terkenal dengan aransemen lembut dan lirik puitis, dipercaya untuk menyumbangkan beberapa lagu dalam soundtrack film animasi Garuda di Dadaku.

Baca Juga: Garuda di Dadaku Segera Tayang: Film Animasi Nasional Siap Menginspirasi Pencinta Sepak Bola pada 11 Juni 2026

Kehadiran Isyana  memberikan emosional yang hangat dan reflektif, yang sangat cocok untuk cerita Putra, seorang remaja yang berjuang menghadapi keraguan dan keinginannya untuk mengejar impiannya di lapangan sepak bola.

Musik dari Isyana Sarasvati mengisi momen-momen reflektif saat Putra berbicara pada diri sendiri, menghadapi tekanan, atau berupaya menemukan keberanian untuk percaya pada kemampuannya.

Putra, Gaga, dan semangat sepak bola
Karakter utama, Putra (dilafalkan oleh Keanu Azka), digambarkan sebagai anak biasa yang sangat menyukai sepak bola dan bercita-cita menjadi pesepak bola terhebat di Indonesia.

Dalam perjalanannya, dia bertemu dengan Gaga, burung Garuda ajaib yang lucu dan penuh semangat, yang menjadi teman sekaligus pengantar motivasi yang membuat Putra tidak pernah menyerah.

Saat Putra berlatih, jatuh, bangkit, dan mencoba lagi, soundtrack yang berisi suara vokal dari Isyana Sarasvati akan menambah suasana dan mencerminkan lembutnya perasaan di balik perjuangan yang berat.

Baca Juga: Drama Zombie Menegangkan, Luna Maya Jalani Peran di Film Zona Merah yang Naik ke Layar Lebar

Dari segi cerita, film animasi Garuda di Dadaku tetap setia pada jiwa waralaba tersebut, sepak bola sebagai simbol dari kerja keras, persatuan, dan kebanggaan sebagai bangsa. Putra ditampilkan sebagai pengagum berat karakter Bayu dari film sebelumnya, yang menciptakan benang merah antar generasi yang menghubungkan versi live-action yang lama dengan dunia animasi yang baru.

Tambahan musik dari Isyana Sarasvati yang melihatkan suasana emosional dan reflektif, film ini tidak hanya mengajak penonton untuk bersemangat, tetapi juga untuk merenungkan makna mimpi, perjuangan, dan pentingnya kebanggaan sebagai seorang Indonesia.

Proses pembuatan film animasi Garuda di Dadaku memakan waktu sekitar tiga tahun, dengan metode yang cukup intensif dan kolaboratif.

Proyek ini melibatkan ratusan animator dan pelaku seni lokal, diproduksi oleh BASE Entertainment bersama KAWI Animation, dan disutradarai oleh Ronny Gani yang memiliki latar belakang dalam industri animasi internasional.  

Baca Juga: Karya Wregas Bhanuteja Kembali dengan Film Para Perasuk, Tayang 23 April 2026

Keberadaan Isyana Sarasvati juga melambangkan dukungan lintas disiplin seni, film animasi dan musik independen yang sama‑sama lahir dari ekosistem kreatif di Indonesia.

Tanggal tayang 11 Juni 2026 dipilih bukan tanpa alasan. Waktu tersebut bertepatan dengan musim liburan  bersamaan dengan kick-off Piala Dunia 2026, saat suasana sepak bola dunia sedang meriah.

Dengan paduan cerita yang mengangkat tema sepak bola lokal, animasi 3D yang modern, karakter fantasi dari Gaga, serta soundtrack dengan warna khas dari Isyana Sarasvati, film ini diharapkan menjadi tontonan keluarga yang menghibur sekaligus memberi inspirasi.

Melodi dan aransemen hangat dari Isyana Sarasvati yang mengalun di belakang, Garuda di Dadaku siap mengajak penonton untuk kembali menyaksikan ikon nasional yang menginspirasi ini, kali ini dalam bentuk animasi yang kaya akan imajinasi dan semangat untuk mencapai impian. (*)

Editor : Anita Fitriani
#film garuda di dadaku #garuda di dadaku #film animasi #isyana sarasvati #animasi