Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kisah Haru Vidi Aldiano: Sebut Sheila Dara Sebuah Keajaiban

Ghina Nailal Husna • Minggu, 8 Maret 2026 | 09:52 WIB

Vidi Aldiano: Sebut Sheila Dara sebuah keajaiban dan ungkap alasan enggan miliki keturunan (@vidialdiano)
Vidi Aldiano: Sebut Sheila Dara sebuah keajaiban dan ungkap alasan enggan miliki keturunan (@vidialdiano)

RADAR KUDUS – Di balik senyum ceria dan energi positif yang selalu dipancarkan di atas panggung, penyanyi Vidi Aldiano menyimpan kisah perjuangan hidup.

Baru-baru ini, pelantun lagu "Nuansa Bening" tersebut dikabarkan menghembuskan napas terakhir akibat penyakit yang dideritanya.

Masyarakat mengenang kembali pengakuan Vidi mengenai kedalaman hubungannya dengan sang istri, Sheila Dara, serta keputusan besar terkait masa depan keluarga kecil mereka.

Vidi Aldiano, yang resmi mempersunting Sheila Dara pada 15 Januari 2022, menyebut keberadaan sang istri dalam hidupnya bukan sekadar pendamping, melainkan sebuah "keajaiban" yang nyata.

Pernyataan Vidi ini bukan tanpa alasan. Sejak tahun 2019, Vidi harus berhadapan dengan kenyataan pahit diagnosis kanker ginjal.

Menjalani hidup dengan penyakit serius yang menuntut perawatan berkelanjutan tentu memberikan beban mental dan fisik yang luar biasa. Dalam kondisi serba sulit itulah, Sheila Dara hadir dan tetap bertahan.

"Dia itu miracle (keajaiban). Bayangin, ada orang waras yang mau sama gue dengan semua yang terjadi," ungkap Vidi dengan nada penuh syukur pada podcast Podhub.

Bagi Vidi, fakta bahwa Sheila mau menerima dan mendampingi laki-laki yang tengah berjuang melawan kanker stadium lanjut adalah bukti cinta yang melampaui logika.

Ia merasa sangat beruntung karena di saat ia merasa dunianya runtuh, Tuhan menghadirkan sosok setegar Sheila serta lingkungan pertemanan yang suportif untuk terus memberikan semangat hidup.

Namun, di balik kebahagiaan pernikahan tersebut, Vidi Aldiano juga menyampaikan sebuah pengakuan yang menyayat hati mengenai keturunan.

Vidi secara jujur mengungkapkan ketidakinginannya untuk memiliki anak hingga akhir hayatnya.

Alasan di balik keputusan ekstrem ini rupanya berakar pada rasa trauma dan kekhawatiran mendalam terhadap kondisi kesehatannya sendiri.

Vidi mengaku sangat takut jika nantinya penyakit yang ia derita bersifat genetik dan menurun kepada buah hatinya.

"Gue takut kalau punya anak nanti, dia punya genetik sakit kayak gua," tutur Vidi.

Ketakutan akan melihat darah dagingnya merasakan penderitaan fisik yang sama seperti yang ia alami selama bertahun-tahun menjadi pertimbangan utama.

Baginya, keputusan untuk tidak memiliki anak adalah bentuk kasih sayang agar tidak ada lagi sosok yang harus menanggung beban kesehatan yang berat di masa depan.

Meski harus menjalani "perang" melawan sel kanker setiap harinya, Vidi Aldiano memilih untuk tetap aktif berkarya dan menyebarkan kebahagiaan.

Ia menyadari bahwa hidupnya kini adalah tentang kualitas waktu yang tersisa. Kehadiran orang-orang baik di sekelilingnya, terutama Sheila Dara yang setia menemani di setiap jadwal kemoterapi dan pengobatan, menjadi bahan bakar utama bagi Vidi untuk terus berdiri tegak.

Kisah Vidi dan Sheila ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa pernikahan bukan hanya soal kebahagiaan saat sehat, tetapi tentang komitmen luar biasa untuk tetap saling menggenggam tangan saat badai paling gelap sekalipun datang menerjang. (*)

Editor : Mahendra Aditya
#sheila dara #vidi aldiano