Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

SOSOK Aura Cinta, Gadis Yang Berdebat dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soal Perpisahan Sekolah

Zakarias Fariury • Senin, 28 April 2025 | 15:03 WIB
VIRAL: Aura Cinta (kanan) ketika berdialog dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (YOUTUBE DEDI MULYADI)
VIRAL: Aura Cinta (kanan) ketika berdialog dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (YOUTUBE DEDI MULYADI)

RADAR KUDUS - Nama Aura Cinta mendadak menjadi sorotan publik setelah aksinya memprotes kebijakan Gubernur Jawa Barat viral di media sosial.

Remaja asal Cikarang, Kabupaten Bekasi, itu mengkritik keras sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk larangan perpisahan sekolah serta penggusuran rumah warga di bantaran sungai.

Aksi protes Aura bermula dari video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya, @iam_auracinta.

Dalam video tersebut, Aura menyampaikan keluhannya terhadap sejumlah kebijakan yang dianggapnya merugikan masyarakat kecil.

"Lucu ya katanya pembangunan, tapi yang dikorbanin rakyat kecil. Proyek-proyek besar terus diluncurin, mulai dari larangan motor, sekolah tanpa wisuda, bahkan bendungannya bikin warga terusir dari rumahnya. Katanya untuk rakyat, tapi kenapa justru rakyat kecil yang dikorbanin," ujar Aura dalam video tersebut.

Hingga Minggu (27/4/2025) malam, video itu telah ditonton sebanyak lima juta kali dan menuai lebih dari 54 ribu komentar dari warganet.

Meski mendapat dukungan, tidak sedikit pula yang mengkritik sikap kritis Aura.

Dedi Mulyadi Undang Aura dan Warga Cikarang

Menanggapi viralnya video tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengundang sejumlah warga Cikarang yang terdampak penggusuran, termasuk Aura Cinta bersama kedua orang tuanya.

Pertemuan tersebut berlangsung penuh perdebatan, dengan Aura tetap teguh mempertahankan kritikannya, khususnya terkait larangan pelaksanaan acara wisuda atau perpisahan sekolah.

Dalam pertemuan yang diunggah melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Dedi menjelaskan bahwa larangan perpisahan sekolah bertujuan meringankan beban orang tua.

Ia menegaskan, banyak keluhan masyarakat mengenai biaya besar yang harus dikeluarkan untuk acara semacam itu.

"Tidak boleh ada beban untuk orang tua. Jangan sampai dana BOS dibayar pemerintah, tapi siswanya malah hura-hura," tegas Dedi Mulyadi.

Ia menambahkan, jika ada yang perlu dikritisi, seharusnya sekolah yang membebankan biaya kepada siswa, bukan pemerintah yang melarang pungutan tersebut.

Meski demikian, Aura tetap berharap acara perpisahan tetap diadakan, dengan catatan biaya dapat diminimalisasi.

"Mohon maaf ya Pak, saya bukan menolak kebijakan Bapak. Hanya berharap jangan dihapus, karena tidak semua orang bisa menerima begitu saja," ujarnya.

Profil Aura Cinta, Remaja Kritis Asal Cikarang

Dalam pertemuan tersebut, sosok Aura Cinta yang tampil sederhana dengan balutan busana serba hitam dan rambut tergerai berhasil mencuri perhatian.

Gubernur Dedi Mulyadi bahkan menyampaikan apresiasi atas keberanian Aura dalam menyampaikan kritiknya.

"Terima kasih sudah mengkritik. Kritik itu penting. Namun, banyak yang membully mungkin karena kondisi saat ini, banyak orang tua yang kesulitan ekonomi sehingga tidak mendukung adanya acara wisuda yang memberatkan," kata Dedi.

Ia juga berharap ke depan Aura dapat menjadi pelopor dalam gerakan peduli lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa Aura Cinta berasal dari Solo, Jawa Tengah, sebelum akhirnya menetap di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Ayahnya bekerja sebagai pedagang, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga. Aura sendiri merupakan lulusan SMA Negeri 1 Cikarang dan bercita-cita melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Filsafat.

Ketika ditanya oleh Dedi mengenai rencananya setelah lulus SMA, Aura dengan mantap menjawab, "Di Universitas Indonesia."

Usai pertemuan, orang tua Aura turut menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur Jawa Barat. Dedi Mulyadi sendiri berpesan agar semangat kritis Aura tetap dijaga, namun tetap dengan objektivitas.

"Biasa, namanya juga anak muda. Kritis itu bagus, tapi harus tetap objektif," pesan Dedi.

Aktivitas di Media Sosial

Selain aktif menyuarakan pendapatnya, Aura Cinta juga dikenal sebagai kreator konten di media sosial. Di akun TikTok @iam_auracinta, ia kerap membagikan video bertema makeup dan fashion.

Hingga Minggu (27/4/2025), akun tersebut telah memiliki lebih dari 7 ribu pengikut.

Tak hanya di TikTok, Aura juga aktif di Instagram dengan akun @iam_auracinta, yang kini memiliki lebih dari 15.900 pengikut. Dalam biodatanya, Aura menyebut dirinya sebagai seniman, fashion model, serta on-screen talent.

Ia juga mengelola kanal YouTube bernama "Aura Cinta", yang berfokus pada konten kecantikan dan gaya hidup. (*)

Editor : Mahendra Aditya
#Dedi Mulyadi #perpisahan sekolah #gubernur jawa barat #Aura Cinta #viral