JEPARA - Di momen spesial HUT Kemerdekaan Agustus 2024, Jepara bakal diramaikan dengan kehadiran Rhoma Irama.
Legenda dangdut ini siap menggelar konser bertajuk "Pilihan Nikmat Dakwah dan Cinta" pada malam tanggal 31 Agustus 2024.
Acara yang akan dipandu oleh Ramzi ini juga akan dimeriahkan oleh Selfi Yamma dan Melly Lee, serta mendapat dukungan dari dua stasiun TV nasional, Indosiar dan SCTV.
Pemerintah Kabupaten Jepara sangat mendukung acara ini, dengan harapan bisa memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus mengangkat pariwisata dan ekonomi lokal.
Meskipun lokasi konser awalnya direncanakan di Alun-Alun 1 Jepara, namun karena masih dalam proses renovasi, pihak promotor dan Pemerintah Kabupaten sedang mencari alternatif lokasi yang cocok untuk menyelenggarakan konser ini.
Sebelumnya, konser Rhoma Irama di wilayah Muria Raya juga telah sukses digelar di Kabupaten Kudus, memicu nostalgia ribuan penggemar dangdut di Alun-alun Simpang 7 Kudus pada bulan Mei 2024 lalu.
Sebut Karyanya dengan Irama Melayau
Melansir dari laman resmi Fandom Wiki , penyanyi dangdut kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat itu lahir pada 11 Desember 1946. Usianya kini sudah 77 tahun.
Sepanjang karir, ia telah meraih banyak penghargaan. Karyanya juga seringkali viral di eranya.
Dalam sebuah wawancara, Rhoma bercerita ia tidak suka karya musiknya disebut dangdut, melainkan irama Melayu.
Karya Rhoma Irama membahas beragam tema tak hanya tentang cinta.
Lagu-lagunya juga bernuansa agama, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lainnya.
Saat menghadiri acara World Music and Dance di Jepang, Rhoma Irama pernah diwawancarai oleh Rektor Universitas Tokyo, mengapa lagu miliknya penuh dengan pesan religi dan sosial.
Ketika itu Rhoma menjawab bahwa musik tidak semata-mata soal hiburan, tetapi juga ada tanggung jawab kepada Allah dan manusia.
"Saya jawab, 'musik bukan sekedar untuk bersenang-senang tapi mempunyai tanggung jawab kepada Allah dan umat manusia. Musik itu bukan untuk bahagia-bahagia tapi dia ada pertanggungjawaban kepada Allah dan kepada manusia, kenapa karena kekuatan musik dapat mengubah sikap, kekuatan musik ini bisa membuat sikap seseorang,” kata Rhoma.
Pria yang berulang kali menikah dan cerai itu dinilai sebagai salah satu entertainer yang paling sukses dalam mengumpulkan massa.
Tak hanya di dalam negeri, Rhoma Irama juga pernah tampil di Kuala Lumpur, Singapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di Indonesia.
Karenanya, tak heran bila sosok Rhoma Irama menarik bagi banyak partai politik.
Ia sempat disebut-sebut menjadi maskot dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan diinginkan Partai Golkar.
Melansir dari laman sejarah Historia , Rhoma Irama dan grup Sonetanya pernah berperan dalam menjadikan PPP berhasil unggul dalam Pemilu 1977 karena sukses mengumpulkan massa.
Di era orde baru, Rhoma sempat menolak bergabung dengan Partai Golkar dan sempat dicekal konsernya.
Rhoma kemudian merilis lagu “Hak Azasi” sebagai bentuk protes atas pencekalan tersebut.
Dukungan Pj Bupati Jepara
Raja dangdut, Rhoma Irama atau Haji “Oma” bakal menggelar konser di Jepara dalam waktu dekat.
Hal itu dibenarkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Jepara, Edy berharap acara ini dapat menghibur masyarakat.
Selain itu, untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi warga Jepara.
“Jadi kami dukung penuh konser ini,” katanya.
Dia mengatakan, siap membantu bila dibutuhkan.
Untuk lokasi konser, hingga saat ini masih dalam proses pembahasan.
Sementara, pihak promotor konser berencana menggunakan Alun-Alun 1 Jepara.
Namun, Edy mengaku, lokasi tersebut masih proses perbaikan, sehingga disarankan memilih lokasi lain.
“Pemkab dan promotor sedang mencari lokasi yang pas untuk konser ini,” terangnya.
Rencananya Rhoma Irama akan menghibur warga Jepara pada 31 Agustus 2024 malam.
Konser bertajuk “Pilihan Nikmat Dakwah dan Cinta” itu juga akan dipandu oleh pembawa acara kondang yakni Ramzi.
Tak hanya itu, diketahui, acara itu juga dimeraihkan oleh artis ibu kota seperti Selfi Yamma hingga Melly Lee (jebulan ajang pencarian bakal dangdut). (mah/khim)
Editor : Abdul Rokhim