Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lonjakan Signifikan Harga BBM Non-Subsidi: Pertamax Turbo dan Dexlite Resmi Naik Drastis Per Hari Ini

Ghina Nailal Husna • Sabtu, 18 April 2026 | 18:52 WIB
Pertamax Turbo dan Dexlite Resmi Naik Drastis Per Hari Ini
Pertamax Turbo dan Dexlite Resmi Naik Drastis Per Hari Ini

 

RADAR KUDUS – Kabar mengejutkan datang dari sektor energi nasional di akhir pekan ini. PT Pertamina (Persero) secara resmi mengumumkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku efektif mulai Sabtu, 18 April 2026.

Kenaikan kali ini tergolong sangat signifikan, terutama pada lini produk bahan bakar berkualitas tinggi dan mesin diesel modern.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan badan usaha milik negara tersebut, menyesuaikan dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah yang dinamis.

Baca Juga: Angin Segar bagi Energi Dunia: Selat Hormuz Resmi Dibuka Kembali, Stabilitas Timur Tengah Membaik

Berdasarkan data terbaru yang dirilis melalui laman resmi Pertamina, kenaikan harga yang paling mencolok terlihat pada produk Pertamax Turbo.

Di wilayah DKI Jakarta, bahan bakar dengan angka oktan (RON) 98 ini mengalami kenaikan tajam sebesar Rp6.300 per liter.

Berikut adalah perbandingan harga untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya:

Pertamax Turbo: Kini dibanderol Rp19.400 per liter, melonjak dari harga sebelumnya yang hanya Rp13.100 per liter pada awal April lalu.

Dexlite: Mengalami kenaikan drastis menjadi Rp23.600 per liter dari harga sebelumnya Rp14.200 per liter.

Pertamina Dex: Kini menyentuh angka Rp23.900 per liter dari harga lama sebesar Rp14.500 per liter.

Penyesuaian ini tidak hanya terbatas pada wilayah ibu kota, melainkan berlaku secara nasional di seluruh provinsi di Indonesia dengan besaran yang bervariasi tergantung pada pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Di tengah lonjakan harga produk high-end, Pertamina memberikan kepastian bahwa sejumlah produk BBM lainnya tetap stabil. 

Langkah ini tampaknya diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di segmen menengah dan bawah agar tidak terlalu terbebani oleh inflasi sektor transportasi.

Harga untuk jenis BBM berikut dinyatakan tetap:

Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter.

Pertamax Green: Rp12.900 per liter.

Pertalite (Subsidi): Rp10.000 per liter.

Biosolar (Subsidi): Rp6.800 per liter.

Kenaikan harga BBM non-subsidi yang mencapai lebih dari 40% pada beberapa produk ini diprediksi akan memicu perubahan perilaku konsumsi masyarakat.

Baca Juga: Sisi Gelap Aliran Dana Haram: KPK Ungkap Kaitan Erat Korupsi dengan Gaya Hidup Hedonistik dan Wanita Simpanan

 Pengguna kendaraan mewah yang sebelumnya menggunakan Pertamax Turbo atau Dexlite kemungkinan besar akan mulai mempertimbangkan efisiensi pengeluaran bulanan mereka.

Di sisi lain, kebijakan untuk tetap mempertahankan harga Pertalite dan Biosolar dipandang sebagai upaya krusial pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok yang sangat bergantung pada biaya logistik dari armada berbahan bakar solar subsidi.

Pemerintah dan Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan agar performa tetap optimal dan emisi tetap terjaga, meskipun terjadi penyesuaian harga pada kategori nonsubsidi tertentu. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#Kenaikan Harga BBM April 2026 #Harga Pertamax Turbo Terbaru #Penyesuaian Harga Dexlite #Pertamina Non-Subsidi #Stabilitas Harga Pertalite