Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Business Model Canvas Untuk Usaha Kecil

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 31 Desember 2025 | 16:44 WIB
Dr. Nita Andriyani Budiman, S.E., M.Si., Akt.; Dosen Akuntansi FEB UMK
Dr. Nita Andriyani Budiman, S.E., M.Si., Akt.; Dosen Akuntansi FEB UMK

Pertanyaan:

Saya sedang mencoba menerapkan Business Model Canvas (BMC) untuk usaha kecil saya, tapi ternyata tidak semudah yang saya bayangkan.

Ada beberapa kendala karena usaha saya masih dijalankan secara tradisional dan pencatatannya juga belum rapi.

Tantangan apa saja yang biasanya muncul dalam kondisi seperti ini dan solusi praktis apa yang bisa saya lakukan agar BMC tetap bisa saya gunakan?

Jawaban:

Salah satu tantangan terbesar bagi UMKM Kudus dalam menerapkan BMC adalah rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap konsep manajemen modern.

Misalnya, banyak pengusaha di Kudus yang masih menjalankan usahanya secara tradisional tanpa pencatatan keuangan yang rapi, sehingga sulit mengisi elemen BMC seperti aliran pendapatan dan struktur biaya.

Tantangan lain adalah keterbatasan data yang akurat karena pencatatan usaha sering hanya dilakukan secara manual atau bahkan tidak ada sama sekali.

Selain itu, keterbatasan modal dan teknologi juga menjadi penghambat.

Tidak semua UMKM memiliki akses untuk membeli perangkat digital atau mengikuti pelatihan bisnis.

Akibatnya, meskipun BMC dapat membantu menyusun strategi yang lebih terarah, pelaku UMKM kesulitan mengaplikasikannya secara konsisten.

Solusi yang bisa dilakukan adalah melalui pelatihan berbasis studi kasus nyata dari UMKM Kudus, seperti produsen jenang atau batik, sehingga konsep BMC terasa lebih dekat dan mudah dipahami.

Pemerintah daerah bersama perguruan tinggi juga dapat menyediakan program pendampingan dan aplikasi pencatatan sederhana agar data keuangan lebih mudah dikumpulkan.

Langkah tersebut memungkinkan UMKM Kudus memanfaatkan BMC sebagai alat strategis untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional.

Upaya kolaboratif ini pada akhirnya akan meningkatkan daya saing UMKM Kudus sehingga mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

 

Oleh: Dr. Nita Andriyani Budiman, S.E., M.Si., Akt. (Dosen Akuntansi FEB UMK)

Editor : Ali Mustofa
#umkm #manajemen #UMK #usaha kecil #Nita Andriyani Budiman #business model canvas