Pertanyaan:
Saya ingin memahami lebih jauh, mengapa perencanaan bisnis memiliki peran penting bagi keberlangsungan UMKM, serta konsekuensi apa yang mungkin saya hadapi apabila menjalankan usaha tanpa perencanaan yang sistematis?
Jawaban:
Perencanaan bisnis adalah fondasi utama bagi keberlangsungan UMKM karena membantu pelaku usaha menentukan arah dan strategi dalam menjalankan usahanya.
Di Kudus, banyak UMKM yang bergerak di bidang makanan khas seperti jenang Kudus atau minuman khas seperti kopi Muria.
Bagi pelaku usaha, perencanaan bisnis memungkinkan identifikasi peluang pasar, misalnya dengan menjangkau konsumen wisatawan religi yang datang ke Makam Sunan Kudus atau wisatawan alam di Lereng Muria.
Tanpa perencanaan, peluang tersebut bisa terlewat dan usaha hanya akan mengandalkan penjualan harian di toko lokal.
Perencanaan juga penting untuk mengatur penggunaan modal.
Misalnya, pengusaha jenang yang merencanakan ekspansi ke marketplace nasional akan mengalokasikan dana untuk kemasan modern dan iklan digital, bukan hanya memperbesar produksi.
Contoh nyata, beberapa produsen jenang yang sudah memanfaatkan strategi digitalisasi berhasil bertahan selama pandemi COVID-19 dengan menjual produknya melalui Tokopedia dan Shopee.
Sementara usaha sejenis yang tidak memiliki perencanaan dan hanya mengandalkan toko offline mengalami penurunan penjualan drastis.
Perencanaan bisnis merupakan kunci kelangsungan UMKM karena berfungsi sebagai arah dan alat kontrol usaha.
Tanpa perencanaan, UMKM di Kudus berisiko kehilangan fokus, sulit mengukur kinerja, dan tertinggal dari pesaing.
Adanya perencanaan membuat pelaku usaha lebih adaptif terhadap perubahan pasar sekaligus memastikan usaha mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.
Oleh: Dr. Nita Andriyani Budiman, S.E., M.Si., Akt. Dosen Akuntansi FEB UMK
Editor : Ali Mustofa