Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

BRI Kembali Salurkan BSU 2025, Siap Menyalurkan Bantuan ke 17,3 juta pekerja

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 24 Juni 2025 | 13:40 WIB

 

ilustrasi uang
ilustrasi uang

Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali dipercaya sebagai motor utama penyaluran dana ini.

Tapi di balik kepercayaan tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah BSU benar-benar cukup untuk mengatasi tekanan ekonomi para buruh?

BRI bukan pemain baru dalam program ini. Bank pelat merah tersebut sebelumnya sudah sukses menjalankan mandat serupa pada 2020 dan 2022, di mana mereka menyalurkan bantuan kepada jutaan pekerja.

Pada masa awal pandemi, BRI mendistribusikan BSU kepada 1,4 juta orang. Dua tahun kemudian, jumlah penerima melonjak menjadi 3,2 juta pekerja dengan nilai total bantuan menyentuh hampir Rp2 triliun.

Baca Juga: Kenapa BSU Cuma Rp600 Ribu? Ini Kata Pemerintah!

BRI: Bukan Sekadar Bank, Tapi Motor Penyalur Bantuan Negara

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyebutkan bahwa keterlibatan BRI bukan sekadar penugasan administratif, tapi bagian dari misi besar menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“BRI selalu hadir di tengah masyarakat, membawa semangat membangun lewat program pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan rakyat,” kata Hendy, Jumat (20/6/2025).

Melalui kanal digital seperti aplikasi BRImo, mesin ATM, CRM, dan 1,19 juta AgenBRILink yang menjangkau daerah pelosok, pencairan BSU 2025 diklaim akan berlangsung lebih mudah, cepat, dan merata.

Dengan dukungan teknologi dan jaringan luas, BRI menghadirkan akses dana bantuan yang tidak hanya praktis, tapi juga menjangkau pekerja di luar kota besar.

BSU 2025: Siapa yang Dapat, dan Berapa Banyak?

Menurut regulasi terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan (Permenaker No. 5 Tahun 2025), BSU 2025 akan diberikan kepada 17,3 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Selain itu, sekitar 565.000 guru honorer dari Kemendikbud dan Kemenag juga akan menerima bantuan ini.

Bantuan sebesar Rp600 ribu akan disalurkan sekaligus pada bulan Juni, dengan dana total yang disiapkan pemerintah mencapai Rp10,72 triliun.

Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menerima BSU, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia dengan NIK aktif;

  • Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025;

  • Bukan ASN, TNI, atau anggota Polri;

  • Tidak sedang menerima bantuan sosial lain seperti PKH.

Baca Juga: SK PPPK Rembang Cair 1 Juli! Tapi Bisakah Semua Lulusannya Diangkat? Ini Kata DPRD dan Ancaman Fiskal Daerah!

Bantuan Cair, Tapi Daya Beli Masih Terkapar

Meski BSU kembali digulirkan, tak sedikit kalangan yang menilai jumlah bantuan ini belum menyentuh akar persoalan pekerja.

Dengan inflasi dan harga kebutuhan pokok yang terus melonjak, Rp600 ribu hanya bisa menutup sebagian kecil pengeluaran rumah tangga.

Banyak pekerja, terutama di kota besar, menganggap bantuan ini lebih cocok disebut "tambahan darurat" ketimbang solusi jangka panjang.

Tidak sedikit dari mereka berharap adanya skema bantuan yang lebih berkelanjutan, atau minimal dibarengi dengan kebijakan upah minimum yang lebih realistis.

Digitalisasi dan Jangkauan BRI Diapresiasi, Tapi Perlu Langkah Lebih Berani

Daya jangkau BRI lewat BRImo dan AgenBRILink di pelosok patut diapresiasi, karena memastikan bahwa tidak ada penerima bantuan yang tercecer karena kendala lokasi.

Namun, peran BRI seharusnya juga bisa diperluas menjadi mitra strategis dalam mendukung edukasi keuangan, literasi digital, hingga pembukaan akses pinjaman produktif bagi segmen pekerja berpenghasilan rendah.

BSU 2025 memang menjadi penopang darurat bagi jutaan pekerja, tapi agar dampaknya terasa lebih besar, pemerintah dan BRI perlu bekerja sama merancang program lanjutan yang menyasar ketahanan ekonomi pekerja secara menyeluruh.

Bantuan Cair, Tapi Rakyat Masih Menanti Kebijakan yang Lebih Progresif

BSU 2025 yang kembali disalurkan lewat BRI adalah langkah penting dalam menjaga daya beli rakyat.

Namun, tantangan besar masih terbentang: bagaimana membuat bantuan seperti ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tapi menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk keadilan ekonomi pekerja.

Di tengah riuhnya pencairan bantuan, satu hal tetap jadi harapan: semoga bantuan ini tidak hanya sekadar angka di rekening, tapi benar-benar bisa mengubah nasib.

Editor : Mahendra Aditya
#BSU 2025 Sudah Cair Cek Status Penyaluran Milik Anda #Siapa Saja Penerima Bsu #kapan BSU 2025 akan cair #BRImo BSU #tanda bsu sudah cair #bantuan subsidi upah (BSU) #keterlambatan pencairan BSU #Agen BRILink #pencairan bsu bpjs ketenagakerjaan #BRI salurkan BSU #Berapa Besaran Bsu #BSU 2025 Kapan Cair #program BSU 2025 #BRI BPJS Ketenagakerjaan #Syarat Menerima BSU #bantuan subsidi upah #cek bsu dengan nik 2025 #verifikasi bsu bpjs ketenagakerjaan #cara cek bsu bpjs ketenagakerjaan #alasan bsu telat cair #cek bsu dengan nik #Cek BSU NIK