Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kok Bisa, Menkeu Sri Mulyani Kaget Harga LPG 3 kg Per Tabung Lebih dari Rp 20 Ribu, Sri Mulyani: Disubsidi Pemerintah Lho

Fairus Salsabila Zahro • Jumat, 31 Januari 2025 | 23:32 WIB
Menteri keuangan, Sri Mulyani. (JAWAPOS)
Menteri keuangan, Sri Mulyani. (JAWAPOS)

RADAR KUDUS - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani kaget ketika tahu harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg per tabung yang banyak dijual di pasaran.

Ia mengungkapkan melalui media sosialnya, bahwa harga LPG 3 kg per tabung yang dibeli oleh masyarakat sekarang ini sebenarnya bukan harga yang seharusnya.

Seperti yang diketahui, harga LPG 3 kg yang dijual di pasaran kini bahkan sudah tembus sampai Rp 20.000 an per tabung di sejumlah daerah.

Baca Juga: Stok Langka, Warga di Jepara Ini Cari Gas Elpiji 3 Kg hingga Lintas Kabupaten

Tetapi ada juga yang harganya Rp 18.000 bahkan ada yang lebih dari Rp 20.000.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa seharusnya harga jual eceran ataupun harga jual dari pangkalan resmi Pertamina ke berbagai agen penyalur untuk gas LPG 3 kg itu adalah Rp 12.750 per tabungnya.

Sebelum subsidi, harga LPG asli 3 kg mencapai Rp 42.750 per tabung, kemudian pemerintah memberi subsidi sebesar Rp 30.000 per tabungnya.

Selain membahas terkait harga LPG 3 kg tersebut, Sri Mulyani juga sempat menyinggung soal subsidi BBM solar.

Adapun harga solar per 20 Januari 2025 yang sudah bersubsidi di Indonesia adalah Rp 6.800 per liter. 

Harga tersebut berlaku di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Pertamina. 

Baca Juga: Komisaris PT RME Rembang Blak-blakan Soal Nasib Operasional Sumur Gas di Sumber Rembang

Sementara itu, harga aslinya saat belum bersubsidi adalah mencapai Rp11.950 per liter.

Artinya, pihak pemerintah memberi subsidi sebesar Rp5.150 per liternya.

Lalu, siapa yang menanggung kelebihan Rp30.000 per tabung LPG 3kg dan Rp5.150 per liter Solar? Pemerintah, melalui Belanja APBN dari pajak yang Anda bayar, kata Menkeu Sri Mulyani di akun resmi Instagramnya @smindrawati. 

Menurut Sri Mulyani, dengan diberlakukannya pemberian subsidi dan juga kompensasi, tidak hanya dapat melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan, tetapi juga dapat memberikan suatu manfaat secara signifikan bagi kelas menengah. 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#sri mulyani #Lpg